NaZaMWZcMGZ8LGZ7MGxaNGtaLDcsynIkynwbzD1c

Bertengkar dengan Tuhan

BLANTERLANDINGv101
3034015059065731839

Bertengkar dengan Tuhan

10/07/23
Sahabatku, ketika Anda kehilangan motor apakah Anda merasa sedih? Tentu jawabannya iya. Kenapa? Ya, karena untuk mendapatkannya diperlukan usaha yang tidak sedikit. 

Seandainya, motor tadi hasil dari sebuah undian, yang tidak membutuhkan usaha keras, apakah Anda tetap sedih, ketika kehilangan? Saya yakin jawabnya tetap sedih?

Namun ketika Anda mendengar kabar tentang hilangnya motor tetangga Anda, apakah Anda merasa sedih? Saya yakin lebih banyak yang menjawab tidak. Apa pasal? Karena kita tidak merasa memiliki motor tetangga tadi!

Sahabatku, berpisah dengan sesuatu yang kita anggap berharga dalam hidup ini seringkali menimbulkan perasaan sedih yang mendalam. Kehilangan bisa berupa berbagai macam hal, mulai dari benda materi, hubungan interpersonal, hingga kesempatan yang berharga. Namun, adakah pemahaman yang lebih mendalam mengapa kita merasa sedih ketika kehilangan sesuatu?

Salah satu alasan utama di balik perasaan sedih tersebut adalah 'rasa memiliki' yang kita bangun terhadap benda atau hal tersebut. Kita sering kali merasa bahwa kita memiliki hak eksklusif terhadap sesuatu yang kita anggap sebagai milik kita. Rasa memiliki ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara kita dan benda tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa dalam realitas sejati, semua yang ada di dunia ini sebenarnya adalah milik Allah. Kehadiran kita di dunia ini hanya bersifat sementara, dan kita hanya merupakan pengelola sementara atas apa yang kita miliki. Allah adalah sumber segala sesuatu yang ada di dunia ini, termasuk benda-benda yang kita anggap sebagai milik kita.

Ketika kita mengklaim kepemilikan terhadap sesuatu, kita pada dasarnya mengabaikan hakikat yang lebih besar bahwa semuanya adalah pemberian dari Allah. Sikap ini bisa dikatakan sebagai bentuk kesombongan dan ketidakhormatan terhadap Sang Pencipta. Kita seharusnya memiliki sikap syukur atas segala yang diberikan kepada kita, ketimbang merasa memiliki secara eksklusif.

Sahabatku yang berbahagia, tentu kita sangat mahfum dengan situasi yang akan terjadi ketika 1 benda diklaim oleh 2 pihak secara bersamaan, yaitu terjadinya sebuah pertengkaran. Ketika tetiba saja motor Anda diklaim sebagai milik tetangga, tentu Anda akan berang. 

Pertengkaran yang timbul ketika dua pihak mengklaim kepemilikan atas suatu benda adalah cerminan dari ketidakpahaman kita tentang hakikat kepemilikan sejati. Allah, sebagai pemilik sejati, menciptakan segala sesuatu dalam keseimbangan dan keadilan. Ketika manusia berusaha menguasai dan mengklaim hak eksklusif atas benda tersebut, konflik personal pun muncul.

Dalam perspektif yang lebih bijak, kita seharusnya mengubah cara pandang kita tentang kepemilikan. Kita sebaiknya melihat diri kita sebagai pengelola sementara yang bertanggung jawab untuk memanfaatkan dan menjaga apa yang telah diberikan kepada kita dengan bijaksana. Sikap rendah hati dan penghormatan terhadap kehendak Allah seharusnya lebih diutamakan daripada rasa memiliki yang berlebihan.

Sikap yang lebih sejati adalah menyadari bahwa segala sesuatu yang kita miliki di dunia ini adalah titipan dari Allah. Kita harus belajar untuk melepaskan diri dari ikatan emosional yang berlebihan terhadap benda-benda materi. Hidup bukanlah tentang memiliki yang banyak, melainkan tentang bersyukur atas pemberian-Nya dan menjalani hidup dengan penuh pengabdian dan keikhlasan.

Ketika kita menyadari bahwa semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah, perasaan sedih karena kehilangan akan berkurang. Kita akan memiliki perspektif yang lebih luas dan memahami bahwa apa pun yang kita miliki hanyalah pinjaman sementara. Kita harus belajar untuk menghormati hakikat kepemilikan sejati dan menjalani hidup dengan penuh rasa syukur dan keikhlasan. 

Sahabatku, ketika kita selalu merasa memiliki segala sesuatu yang ada di dunia ini, pada dasarnya kita sedang mengumumkan pertengkaran dengan Tuhan. Nauzubillah min dzalik. 


Tabik
-haridewa-
The Storyteller Therapist

BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang