POSTINGAN POPULER

Tuesday, January 14, 2020

HYPNO ENGLISH PART 2


Swissbel Hotel Borneo Banjarmasin, 5 Januari 2020

Kelas hypnosis IHC pertama yang saya ampu di tahun 2020 ini diselenggarakan di jantung Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya di Swissbel Hotel Borneo. Saya merasa takjub akan antusiasme peserta di kota memiliki sungai terbesar di Indonesia ini, dan di awal saya sempat merasa pesimis akan jumlah peserta yang menghadiri kelas ini.

Sehari sebelum acara dari 15 peserta yang saya sapa hanya 5 orang yang merespon, maka 10 pax hotel yang sudah dipesan tidak saya tambah. Ruang yang disediakan hotel hanya cukup untuk 10 orang juga tidak ditambah kursi. Menjelang kelas dimulai pada pukul 09 WITA, duabelas orang sudah melakukan registrasi ulang, sehingga saya minta tambahan 2 kursi. Dan ketika kelas baru dimulai selama setengah jam, 2 peserta lagi datang sehingga saya minta ditambahkan 2 kursi lagi. Alhasil kami bersempit-sempitan di ruangan tersebut.

Saat coffee break pagi, demi kenyamanan peserta, saya putuskan untuk pindah ruang sebelah yang lebih luas.

Alhamdulillah seluruh rangkaian materi berhasil disampaikan dengan baik. Peserta dari berbagai kalangan, mulai dari Polda, RSUD, SMK, Ustadz, beberapa business owner Kalsel mengikuti semua sesi dengan penuh semangat. Keingintahuan mereka akan keilmuan hipnosis sangat besar dan dengan senang hati mereka saling berpasangan untuk melatih skill yang sudah diajarkan.

Selepas break sore,  seorang peserta minta ijin untuk mengundang keluarganya ke dalam kelas dengan tujuan dijadikan sebagai suyet tambahan untuk berlatih. Peserta lain menerima usul ini dengan antusias, karena mereka ingin mencoba mempraktekkan teknik yang sudah dipelajari kepada orang yang belum tahu ilmu ini.  Setelah beberapa peserta mencoba, kemudian mereka meminta saya untuk menunjukkan lagi beberapa 'keajaiban' yang bisa terjadi dengan ilmu ini. 

Saya kemudian minta putra dari peserta tadi, sebut saja namanya Putra untuk kembali maju ke depan. Setelah melakukan pre induction talk, saya tahu bahwa rupanya Putra punya keinginan besar untuk bisa berkunjung ke stadion Anfield, Liverpool.

"Mas Putra mau saya bawa ke Anfield sekarang?"
"Emang bisa Pak?", tanya Putra penasaran
"Ya kalau Anda mengijinkan, tentu bisa saja", jawab saya santai
"Ngg boleh deh"
"Tapi sebentar dulu, Anda bisa bahasa Inggris nggak?", selidik saya sebelum memulai aksi saya
"Litle litle sih I can Pak"

Dan ketika saya meminta Putra untuk menceritakan kegiatan keseharian dalam bahasa Inggris, rupanya memang benar pengakuannya. Dia hanya bisa mengucapkan beberapa kata. Padahal menurut pengakuannya, dia pernah kursus Bahasa Inggris ketika sekolah dulu.

"Ya sudah nggak apa apa. Nanti kalau sekalian bahasa inggrisnya diperbaiki mau nggak Mas Putra", tanya saya mulai melancarkan iming-iming demi memuluskan transisi gelombang beta menuju alfa.
"Mmmm, maulah Pak. Khan saya perlu kemampuan itu ketika pergi ke Anfield", jawabnya antusias

Singkat cerita, setelah membawa Putra memasuki gelombang tetha, saya berikan sugesti bahwa dia sekarang sedang berada di stadion Anfield Liverpool, dimana isi stadion tadi seluruhnya adalah bule yang hanya bisa berbahasa Inggris. Kemudian demi memudahkan komunikasi Putra dengan bule tersebut maka untuk sementara kemampuan bahasa Indonesia Putra saya ambil, sehingga ketika membuka mata nanti Putra hanya akan memahami bahasa Inggris.

Keajaibanpun terjadi ketika Putra membuka mata dan mulai diajak bicara oleh peserta lain. Setiap mereka bertanya dalam bahasa Indonesia, maka dengan fasih dia akan berkata, "What do you mean. I don't understand. Please speak English"

Riuh rendah para peserta tertawa setengah takjub. Bahkan ketika ibunya bertanya dalam bahasa Jawapun, Putra dengan tegas menjawab, "Come on Ma, speak English. I do not understand what do you talking about"
Mic diambil alih oleh sang ayah dan bertanya, "Putra, kamu kenal ayah khan?"
Dan sambil mengangkat bahu kebingungan Putra menjawab, "Anybody can translate it?"

Wkwkwk, luar biasa ya?
***

Sahabat pembelajar yang berbahagia, bagi Anda yang belum pernah belajar hipnosis, mungkin membaca tulisan di atas seolah hanya membaca sebuah khayalan belaka. Masak seseorang yang awalnya tidak lancar berbahasa Inggris kok tetiba saja menjadi fasih bahkan melupakan bahasa ibunya.

Namun bagi Anda yang sudah pernah belajar hipnosis, tentu Anda paham akan kekuatan pikiran bawah sadar yang memiliki porsi 88% atau 7 kali lebih kuat serta cerdas dibandingkan pikiran sadar. Artinya memunculkan memori serta ekselensi seseorang yang selama ini terpendam, seperti kasus Putra ini adalah hal yang sangat mungkin untuk dilakukan.

Nah, jika Anda masih penasaran dengan teknik Hypno English ini, silakan daftarkan  diri Anda dalam kelas kelas Fundamental Hypnosis kami.

Kelas terdekat akan diselenggarakan di kota Medan, Makasar, Kendari,  Palu, Palembang, Bali, Aceh, Palangkaraya. Silakan kunjungi web kami di www.centerhipnotis.com

Tabik
-haridewa-
Professional Hypnotherapist

#IHC
#PKHI
#hipnosisuntuknegeri

No comments:

Artikel Unggulan

Genting atau Penting

Setiap hari semua orang akan selalu melakukan aktifitas dalam rangka mempertahankan hidup dan kehidupannya. Ada yang menjadi ASN, Polisi, Te...