POSTINGAN POPULER

Wednesday, February 20, 2019

GIBBERISH


'Teknik Katarsis yang Sangat Ekologis'

Pernahkah Anda melihat video tentang beberapa bayi yang sedang bercakap menggunakan bahasa yang tak jelas, namun mereka seolah bisa saling memahami. Atau mungkin Anda pernah nonton obrolan Sule dan Andre di acara Ini Talkshow, dimana Sule berbicara menggunakan bahasa yang mirip  dengan bahasa Cina atau India, dan Andre bisa menerjemahkannya dengan kocak.

Ocehan yang seolah nir-makna tersebut ternyata bisa dipahami oleh penggunanya dan di beberapa komunitas justru menjadi alat komunikasi rahasia. Ocehan semacam itu dikenal sebagai gibberish (sebagian orang menyebutnya jibberish)
Gibberish adalah istilah payung untuk bahasa tidak masuk akal yang sulit dipahami, seperti bahasa bayi. Meskipun demikian, seluruh varian yang ada menggunakan pola yang sama: Kata yang tidak masuk akal dimasukkan ke dalam tiap suku kata saat berbicara. Omong kosong yang sama digunakan berulang-ulang, sehingga kata-kata menjadi jauh lebih panjang dan semuanya terdengar mirip.

Saya mengenal teknik yang rupanya bisa menjadi sarana katarsis ini dari sahabat saya Agung Webe, yang kemudian saya modifikasi menjadi salah satu materi dalam kelas NLP saya. Charles Tebbet dalam bukunya yang berjudul Miracles on Demand, menuliskan bahwa dalam sebuah sesi psikoterapi, terdapat empat langkah terapi, sbb:

  1. Sugesti Post Hipnosis dan Imajinasi (Post Hypnotic Suggestion & Imagery)
  2. Release Emosi Negatif  (Catharsis) 
  3. Menemukan  Akar Suatu Permasalahan (Discovering The Root Cause)
  4. Pemahaman Baru (Re-Learning /Rewriting History)

Di saat klien memasuki tahapan Release Emosi yang menjadi akar masalahnya, biasanya klien akan mengalami Abreaksi atau Katarsis, yaitu proses pelepasan emosi negatif yang berupa histeria, berteriak-teriak, menjerit, memukul, menendang, menangis, dll.
Melepaskan beban emosi yang menjadi penyebab terjadinya penyakit psikosomatis, stress, depresi, dan bahkan mental block merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam sesi psikoterapi. Namun terkadang dikarenakan beban emosi yang berlebih, proses katarsisnya bisa menjadi tidak ekologis manakala klien melakukan tindakan anarkisme seperti menendang, memukul atau sekedar menjerit.

Dengan gibberish rupanya perilaku anarkisme tersebut bisa dikikis habis. Tekniknya sangat sederhana, klien diminta untuk menentukan sebuah situasi negatif yang sedang melandanya. Kemudian dia boleh mengeluarkan semua isi hatinya sampai puas. Syaratnya satu, luapan isi hati tadi mesti dicurahkan menggunakan sebuah bahasa yang tidak pernah dikenalnya. Bagaimana mungkin mengungkapkan isi hati menggunakan bahasa yang tidak dikenal? Justru disini letak seni dan sekaligus tantangannya. Diperlukan kreativitas tingkat tinggi agar bisa lancar ber-jibberish-ria.

Pada prinsipnya kita diijinkan untuk berceloteh menggunakan gabungan monem tanpa arti, asalkan kita paham maksudnya. Yang penting bunyi bunyian yang keluar dari mulut kita itu mampu melegakan perasaan yang sedang sumpek. Satu sesi jibberish bisa berlangsung antara 10 menit sampai 30 menit. Salah satu tips yang bisa saya berikan adalah dengan menyisipkan sebuah monem sebelum huruf vokal pada tiap kata. 

Misal: sisipkan monem IDIG. Saya menjadi sidigayidiga. Marah menjadi midigaridigah. Kepada menjadi kidigepidigadidiga. Kamu menjadi kidigamidigu.

"Sidigayidiga midigaridigah kidigepidigadidiga kidigamidigu!"

Alasan kenapa gibberish menjadi sangat ekologis karena tidak ada 'guilty feeling' seperti pada teknik katarsis umumnya yang membiarkan pelakunya menggunakan umpatan atau makian sebagai sarana melepaskan emosi negatifnya. Dari pengalaman saya, bahkan gibberish bisa dilakukan ketika hati kesal terjebak di kemacetan. Sambil menyetir, tentukan topik emotion release nya, kemudian meracaulah sesuka hati kita sesuai dengan topik tadi. Jika perlu sambil memutar lagu kesukaan kita. Alhasil ketika kondisi lalin sudah mulai mencair, maka mencair pula kekesalan kita.
Ingin tahu lebih dalam mengenai teknik ajaib ini?

Daftarkan saja diri Anda dalam event NLP Outbond yang pertama kali diadakan di Indonesia, 23-24 Feb 2019 di Hotel Grand Mutiara Megamendung Puncak.
Saya dan sahabat saya Rony Zhao akan membagi pengalaman kami selaku NLP Practitioner kepada Anda semua.

Selain gibberish, kami juga akan sharing beberapa teknik katarsis lain seperti Bedhoyo Dance, Water Meditation, dll

Hubungi kami di 08179039372

Tabik
-haridewa-
Happiness Life Coach
www.thecafetherapy.com

No comments:

Artikel Unggulan

TERAPI ANTI NGOMPOL

Cafe Therapy, 3 November 2019 Saya ingin menceritakan pengalaman melakukan terapi kepada keponakan kawan kantor dulu ketika masih bekerja ...