POSTINGAN POPULER

Saturday, January 12, 2019

SENTUHAN AJAIB RAJA MIDAS

Pada jaman dahulu kala tinggallah seorang raja yang kaya raya. Raja itu bernama Raja Midas. Raja Midas mempunyai seorang anak perempuan bernama Marygold. Raja sangat menyayangi putri semata wayangnya ini. Namun demikian Raja Midas juga sangat memuja harta kekayaan, terutama emas. Seluruh kekayaan yang ia timbun setiap hari akan diperuntukkan bagi putri Marygold.

Semakin hari Raja Midas menjadi semakin rakus dan serakah. Hari-hari ia habiskan di sebuah ruang bawah tanah tempat ia menyimpan hartanya. Setelah mengunci pintu ia akan mengumpulkan koin-koin emasnya dan membawanya ke bawah sebuah jendela yang ada di ruangan tersebut. Sinar matahari yang masuk melalui jendela itu akan menyinari koin-koin emas dan membuatnya bersinar-sinar. Raja Midas sangat senang melihat emas-emasnya yang berkilauan indah tertimpa cahaya matahari.

Suatu hari Raja Midas sedang berada di ruangan bawah tanah itu. Ketika ia sedang asyik memandangi emasnya yang berkilauan tiba-tiba muncullah sebuah bayangan di atas tumpukan emas itu. Lama kelamaan bayangan itu menjelma menjadi sesosok malaikat.

"Anda sangat kaya, Raja Midas," kata malaikat itu. "Tidak ada satupun tempat di bumi ini yang memiliki emas sebanyak yang kau punya."

"Aku telah bekerja keras," jawab Raja Midas. "Tapi aku masih menginginkan lebih banyak lagi."

"Jadi kau belum puas. Apa yang bisa memuaskanmu?" tanya malaikat itu.

Raja Midas berpikir sejenak. "Aku ingin apapun yang kusentuh dengan tanganku akan berubah menjadi emas!" ujar Raja Midas.

"Sentuhan Ajaib!" kata malaikat itu. "Itu ide yang hebat sekali. Tapi apakah kau benar-benar yakin itu akan membuatmu puas?"

"Tentu saja," kata Raja Midas.

"Kalau begitu baiklah," jawab sang malaikat. "Besok, ketika matahari terbit kau akan mendapatkan keinginanmu itu."

Keesokan harinya, ketika matahari mulai terbit Raja Midas terbangun. Ia begitu senang ketika melihat sprei tempat tidurnya telah berubah menjadi emas. Sentuhan ajaib itu benar-benar telah terkabul!

Raja Midas segera turun dari tempat tidur dan berlari kegirangan mengelilingi kamar. Semua benda di kamar itu disentuhnya dan segera saja benda-benda tersebut berubah menjadi emas.

Raja Midas turun ke lantai bawah menuju kebun mawar kebanggaannya. Ia sangat mengagumi mawar-mawar yang indah itu.

Raja Midas tahu bagaimana caranya membuat mawar-mawar tersebut menjadi lebih berharga daripada sebelumnya. Ia menghampiri setiap kuntum mawar dan menyentuhnya dengan tangannya sehingga mawar-mawar di taman itu berubah menjadi emas semua. Setelah itu ia masuk ke dalam istana.

Tak lama kemudian Raja Midas mendengar putri Marygold menangis. Raja merasa kesal karena selama ini Marygold adalah seorang putri yang ceria.

"Apa yang terjadi padamu hingga di pagi yang cerah ini menangis?" tanya Raja Midas.

Marygold memperlihatkan setangkai bunga mawar yang telah berubah menjadi emas.

"Indah sekali!" kata ayahnya. "Lantas mengapa mawar emas itu membuatmu menangis?"

"Mawar ini sama sekali tidak indah. Ini adalah bunga terjelek yang pernah tumbuh! Ketika selesai berpakaian aku berlari ke taman untuk memetik beberapa tangkai mawar yang akan kupersembahkan pada Ayah. Aku tahu Ayah sangat menyukai bunga mawar. Tapi semua mawar yang indah warna-warni dan berbau harum itu kini telah berubah menjadi kuning dan sama sekali tidak harum lagi! Apa yang sebetulnya terjadi?"

"Putri kecilku, janganlah menangis," kata Raja Midas yang merasa tidak enak untuk mengatakan bahwa sebenarnya dialah yang telah merubah mawar-mawar itu menjadi emas. "Bukankah mawar emas bisa bertahan hingga ratusan tahun dan jauh lebih berharga daripada mawar biasa yang hanya dapat bertahan selama beberapa hari saja?"

"Aku tidak mau mawar emas," kata Marygold sambil menangis. "Mawar seperti itu tidak harum baunya dan tangkainya sangat keras hingga melukai hidungku!"

Raja Midas sangat sedih melihat Marygold bersedih. Ia menghampiri putri semata wayangnya itu dan bermaksud menghiburnya. Tanpa berpikir panjang Raja Midas mencium Marygold.

"Sayangku, Marygold!" katanya.

Tapi Marygold tidak bisa menjawab.

Apa yang telah terjadi? Pada saat Raja Midas mencium kening Marygold, tiba-tiba putri kesayangan raja itu menjelma menjadi sebuah patung emas.

Selama ini Raja Midas selalu mengatakan bahwa putrinya Marygold sama berharganya dengan emas. Namun kini ia baru menyadari bahwa Marygold jauh lebih berharga daripada seluruh emas yang ada di muka bumi ini. Tapi kesadaran itu sudah terlambat.

(Diterjemahkan oleh Atiek Kusmiadi berdasarkan Cerita Nathaniel Hawthorne. Judul asli: The Golden Touch)
***

Sidang Pembaca yang berbahagia, saya yakin Anda pernah membaca atau mendengar kisah golden touch dari Raja Midas ini. Memang akhir dari cerita ini, Raja Midas berhasil mengembalikan kondisi anaknya menjadi seorang manusia lagi setelah melalui perjuangan tersendiri.

Yang ingin saya bahas dalam cerita ini adalah keinginan Raja Midas yang sangat cinta emas sehingga berharap agar semua yang disentuhnya menjadi emas.
Dari sudut pandang NLP (Neuro Linguistic Programming) keinginan (kerangka pikir) Raja Midas ini bisa dikategorikan sebagai outcome frame atau frame yang berorientasi pada tujuan. Menggunakan frame ini, kita diajak untuk mengevaluasi suatu hal tentang kemungkinannya untuk semakin mendekatkan kita pada tujuan yang ingin kita capai.

Satu hal yang perlu diingat, sebelum menggunakan kerangka pikir tujuan ini, kita mesti menerapkan kerangka pikir keselarasan atau ecology frame. Jika tidak, maka kita akan mengalami King Midas Effect seperti pada kisah di atas.

Ecology Frame adalah frame yang mengacu pada pertimbangan ekologis terhadap diri sendiri maupun lingkungan. Ini adalah frame yang selalu mengajak kita untuk melihat dalam jangka panjang. Dengannya kita diarahkan untuk mengevaluasi setiap kejadian dalam konteks makna yang lebih luas. Kita melihat keluar dari berbagai batas-batas normal seperti ruang dan waktu. Kita menilai bagaimana sebuah pengalaman dapat cocok dengan sistem yang lebih luas seperti keluarga, sahabat, dan rekan kerja. Kita memikirkan konsekuensi yang lebih luas dan kesesuaiannya dengan nilai-nilai yang kita anut.

Dan agar kita tahu apakah tujuan yang hendak kita capai itu ekologis atau tidak, cobalah ajukan 4 pertanyaan ini:

1. Apa yang terjadi kalau rencana tadi direalisasikan?
2. Apa yang terjadi kalau rencana tadi tidak direalisasikan?
3. Apa yang tidak terjadi kalau rencana tadi direalisasikan?
4. Apa yang tidak terjadi kalau rencana tadi tidak direalisasikan?

Jika jawaban dari 4 pertanyaan di atas lebih banyak sisi manfaat dibanding mudharat, maka outcome frame kita sudah ekologis. Go for it! Cepat kejar dan jangan biarkan orang lain mengatakan bahwa Anda tidak akan bisa mencapainya.

Ingin tahu macam-macam frame yang lain? Daftar saja di kelas Creative NLP Chapter Yogyakarta tanggal 9-10 February 2019 berlokasi di Hotel Ibis Style Dagen.

Sila tebar jika manfaat

Tabik
-haridewa-
Happiness Life Coach
www.thecafetherapy.com

No comments:

Artikel Unggulan

KU TAK BISA

Pernah berpikir 'tuk pergi Dan terlintas tinggalkan kau sendiri Sempat ingin sudahi sampai di sini Coba lari dari kenyataan Tapi &#...