POSTINGAN POPULER

Tuesday, June 26, 2018

ActPlus School of Hypnotism

Tak terasa sudah lewat setahun saya membuka ActPlus School of Hypnotism. Sudah banyak master hipnosis yang terlahir dari sekolah hipnosis ini. Mereka datang dari beragam profesi dan dari berbagai penjuru tanah air.

Batch pertama saya justru dimulai dengan peserta yang sangat luar biasa yang sengaja datang dari Lampung. Hari pertama beliau telah standby di Cafe Therapy sekitar jam 8, padahal workshop dimulai jam 9. Saya terkejut campur takjub mendengar penuturan beliau yang katanya baru sampai Bogor tadi subuh. Saya berpikir beliau adalah orang lampung yang bekerja di Bogor. Namun perkiraan saya salah. Beliau sengaja datang dari Lampung untuk mengikuti workshop hypnotherapy ini. Sekarang beliau telah menjadi Certified Instructur (CI) juga dan telah membuka sekolah hipnosis sendiri di Lampung. Dan orang itu adalah Mas Oki Pambudi.

Sebelum batch pertama di Cafe Therapy sebenarnya saya sudah pernah membuat kelas hipnosis di Libera Insani Sarinah Jakarta. Dan peserta yang satu ini sudah lama ngebet ingin belajar hipnosis karena sudah sekian lama beliau mengamati 'tingkah gila' saya kalau sedang on stage. Pucuk dicinta ulampun tiba, begitu saya kabari bahwa saya mau membuka kelas hipnosis maka beliau langsung menyatakan ikut. Nyatanya di antara semua peserta saat itu beliau inilah yang dengan cepat mampu 'trance' sehingga dengan mudah pula saya lakukan _program installation_ ke pikiran bawah sadarnya bahwa beliau adalah seorang ahli hipnosis handal. Alhasil  tanpa pernah merasa minder dengan profesinya sebagai  seorang sekuriti, sampai sekarang beliau telah berhasil menghipnotis puluhan bahkan ratusan orang. Beliau adalah Komandan Joko.
***

Seiring dengan berjalannya waktu makin banyak profesi yang datang ke Cafe Therapy untuk belajar hipnosis. Beberapa guru dan trainer belajar hipnosis guna kepentingan proses ajar mengajar di lembaga pendidikannya. Pernah pula saya kedatangan kawan ustadz yang awalnya mau menyadarkan saya agar segera meninggalkan praktek hipnosis karena tidak syar'ie. Menurut beliau melakukan praktek hipnosis itu berkawan dengan jin yang notabene dilarang oleh agama Islam. Maka demi membuktikan ketidakbenaran omongan kawan saya yang ustadz tadi, saya persilakan beliau untuk hadir di kelas saya sebagai _observer_.

Karena kesibukannya sebagai pendakwah maka beliau menyanggupi untuk hadir selama setengah hari. Sambil memberikan materi sesekali saya lirik bahasa tubuh beliau yang kelihatan tertarik dengan hipnosis. Menjelang break makan siang saya tanyakan apakah beliau sudah mulai mendeteksi kehadiran jin ketika saya sedang melakukan aksi hipnosis. Jawabnya adalah belum. Dan agar memantapkan observasinya maka beliau minta ijin untuk menyelesaikan sesi satu hari itu. Hehehe ini sih modus. Ikut pelatihan dengan gratis atas nama observasi. Tapi gak papa. Saya ijinkan beliau menyelesaikan observasinya dan di akhir acara beliau menyatakan bahwa tidak ada intervensi jin dalam praktek hipnosis. Semuanya ilmiah dan klien benar benar tetap mampu mengontrol dirinya sendiri. Alhamdulillah. Maaf, saya tidak bisa menyebutkan kawan saya yang ini. 😊
***

Pernah datang ke kelas saya seorang direktur dari sebuah perusahaan multi nasional. Pernah juga seorang Ibu kepala seksi di sebuah instansi pemerintah. Tak jarang mahasiswa ikut pelatihan saya. Bahkan beberapa business owner juga tertarik mempelajari ilmu ini karena memang terbukti mampu memperbaiki kinerja karyawan mereka. Ada juga seorang master psikologi yang ingin menambah wawasannya. Juga pernah seorang dosen yang Doktor dalam bidang hukum datang karena penasaran dengan keajaiban ilmu hipnosis ini. Semua saya terima dengan dua tangan dan dua kaki dan satu hati. Semua saya perlakukan sama karena saya yakin tujuan mereka semua belajar hipnosis adalah mulia.
***

Banyak suka duka belajar hipnosis. Sedih ketika mencoba induksi dan kliennya tidak memberikan respon seperti yang kita harapkan. Senang dan bangga ketika pertama kali berhasil mempraktekkan semua teori dengan lengkap dan membuahkan hasil sempurna pula. Saking senangnya bahkan kadang lupa bahwa kendali tetap berada di tangan suyet. Cerita dari salah satu peserta di bawah ini membuktikan premis tadi.  Suatu ketika dengan sugestinya, dia berhasil mempreteli pakaian kawan prianya dab dia merasa bahwa ilmunya sudah sempurna. Kemudian dia mencoba sugesti baru yaitu ingin dipeluk oleh kawan wanitanya. Anda tentu bisa menebak bahwa sugesti terakhir pasti gagal. Namun bisakah Anda menebak siapa orang ini?

Di lain waktu seorang peserta sharing mengenai hypno sex yang saya ajarkan. Namun dengan kreativitasnya yang luar biasa 'liar' dia berhasil membuat versi lain dari hypno sex. Dia berhasil mendapatkan 'servis' kelas dunia seperti yang ada di video xxx dari istrinya yang notabene selama ini hanya mau melayani dengan standard saja. Namun masih menurut ceritanya,  lama lama istrinya tidak bisa dihipnotis lagi karena sering merasa tak sadar. Seperti bangun tidur namun dengan kondisi seperti habis 'bertempur'. Wkwkwkw, meski Anda penasaran siapa kawan yang satu ini, namun mohon maaf saya tidak bisa membuka identitasnya. Meski Anda hipnosis saya pun, saya tidak akan melakukannya.

Ternyata menarik ya belajar hipnosis?
Batch 15 tgl 15-16 October 2016 ini akan sedikit berbeda karena ada seorang dokter yang menjadi peserta. Tak tanggung tanggung beliau datang dari serambi mekah khusus untuk belajar hipnosis dan hipnoterapi. Wow bakal ramai suasana kelasnya dalam bayangan saya. Waktu masih seminggu dan masih ada 4 seat lagi bagi Anda yang juga ingin menguasai ilmu ajaib ini.

Segera daftarkan diri Anda dengan menghubungi Hari Dewanto di nmr 08179039372

Tabik
- haridewa -

Saturday, June 23, 2018

SAYA MAH APA ATUH!

“Whether you think you can, or you think you can’t, you’re probably right.” (Henry Ford)


Henry Ford (lahir di Greenfield Township, Dearborn, Michigan, 30 Juli 1863 – meninggal di Fair Lane, Dearborn, Michigan, 7 April 1947 pada umur 83 tahun) adalah pendiri Ford Motor Company, sebuah perusahaan mobil yang memelopori perakitan mobil modern dalam produksi massal. Prakarsanya ini telah berhasil merevolusi  industri transportasi Amerika, dari produksi bijian menjadi masal. Dia adalah seorang penemu yang sangat produktif dan dianugerahi 161 hak paten AS. Sebagai pemilik dari Ford Motor Company ia menjadi salah satu orang terkaya dan paling terkenal di dunia.

Ia dikenal dengan Fordism, yaitu produksi massal barang murah ditambah dengan upah tinggi bagi pekerja. Ford memiliki visi global, dengan konsumerisme sebagai kunci perdamaian. Komitmennya yang kuat untuk merendahkan biaya sistematis, menghasilkan inovasi teknis dan bisnis, termasuk sistem waralaba yang menempatkan dealer-dealer di seluruh bagian besar Amerika Utara dan di kota-kota besar di enam benua.
***

Sejak  kecil Henry telah menaruh perhatian yang besar terhadap berbagai mesin-mesin. Hal tersebut amat mencemaskan ayahnya.
Ayahnya, William Ford menginginkan anaknya kelak menjadi seorang petani atau pedagang pertanian besar dan sukses karena ia sendiri adalah juga keturunan seorang petani.
Akan tetapi Henry tidak berminat terhadap pertanian. Kesukaannya kepada mesin-mesin itu kadang-kadang  menyulitkannya, karena ia harus melawan kemauan ayahnya.
***

Pada suatu pagi tahun 1893 Henry Ford berhasil menciptakan sebuah kereta tanpa kuda. Dengan kegigihan yang kuat dan membaja Henry Ford mulai mengoperasikan keretanya, yang  mengeluarkan suara bising serta asap yang mengepul-ngepul di udara. Kereta itu meluncur dari pabriknya menuju jalan raya, tapi tak jauh berlari.
Baru beberapa meter saja beranjak dari bengkel tiba-tiba mesin itu mati dan tak dapat berkelok karena tidak mempunyai kemudi. Akan tetapi  sebentar kemudian mesin kereta itu  hidup kembali. Eksperimen kecil ini telah membuktikan kepada orang-orang di sekelilingnya yang selama ini menganggapnya lucu, dungu, dan tolol, bahwa dia tidaklah demikian adanya.

Hari itu Henry Ford telah membuktikan bahwa dia mampu membuat sebuah kereta berjalan meskipun tanpa ditarik oleh kuda. Henry menghancurkan kepercayaan masyarakat saat itu yang meyakini bahwa sebuah kereta hanya akan berjalan jika ditarik kuda atau didorong manusia. Semua 'keajaiban' itu berhasil diciptakan karena Henry YAKIN bahwa dia bakal bisa mewujudkannya. Dari situlah kemudian muncul quote yang   masyhur itu. "Ketika Anda berpikir bahwa Anda akan sukses atau gagal, keduanya adalah benar!"
***

Menurut Abraham Maslow, seorang pelopor aliran psikologi humanistik, manusia termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hierarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat dasar/fisiologis) sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Adapun hierarki kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kebutuhan fisiologis atau dasar
  2. Kebutuhan akan rasa aman
  3. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi
  4. Kebutuhan untuk dihargai
  5. Kebutuhan untuk aktualisasi diri

Sebenarnya berdasarkan hierarki tertinggi, yaitu aktualisasi diri inilah Henry Ford berhasil menciptakan kereta tanpa kuda tersebut. Meski orangtuanya menolak hobi bermesin Henry, bahkan ketika lingkungannya rajin mem-bully-nya, namun demi membuktikan bahwa dirinya mampu, maka siang dan malam Henry terus berusaha. Istilah kata, seribu jalan terbuka ketika kita mau berusaha.

Saya yakin sudah banyak dari Anda yang juga memiliki 'never give up mentality' seperti ini. Salah satu cara mencapai spirit ini adalah dengan membuat VISI atau dalam NLP (Neuro Linguistic Programming) dikenal dengan sebutan WFO (Well Formed Outcome), sebelum kita memulai sebuah aksi.

Satu hal yang kadang terlupa dari pemikiran kita adalah bahwa ternyata hierarki tertinggi motivasi manusia tersebut acapkali justru menjadi demotivator kita. Seperti quote yang telah ditelurkan Henry Ford tersebut di atas, ketika kita berpikir bahwa kita akan gagal, itu juga benar. Bagaimana bisa begitu?

Sederhana saja jawabannya. Seseorang yang sudah meyakini bahwa dirinya bakal gagal, apalagi ketika dia sudah pernah mengatakannya di depan orang lain, maka dia akan 'berusaha' mati-matian untuk membuktikan bahwa pikirannya itu benar. Bahkan ketika ada seribu pintu terbukapun dia seolah tidak melihatnya, atau bahkan akan ditutupnya pintu tersebut. Jadi bukan berarti orang-orang tipe ini tidak berusaha, namun justru usaha yang dilakukannya menjauhkan dirinya dari tujuan yang sudah ditetapkan.
***

"Gua ga bisa!"
"Pantas saja si fulan sukses, dia khan memang cerdas, lha saya? Saya mah apa atuh!"
"Please Pak, jangan saya Pak. Saya pasti akan mengacaukan tugas ini!"

Pernah mendengar ujaran semacam itu? Dan suaranya sangat dekat dengan telinga Anda? Waspadalah ketika ujaran seperti di atas sering Anda dengar. Jangan-jangan itu adalah ujaran Anda sendiri. 

Sebuah penggalan hadist Qudsi (hadis yang diriwayatkan oleh Nabi SAW dari firman Allah SWT) yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim, menyebutkan Ana ‘Inda Dzonni Abdi bi… yang artinya “Sesungguhnya Aku (Allah) sesuai dengan prasangka hambaKu…”
Untunglah sebagai manusia yang diciptakan sebagai mahluk paling sempurna, kita memiliki kemampuan untuk MEMILIH. Sesuai dengan presuposisi dalam NLP,  bahwa memiliki pilihan lebih baik dari pada tidak memiliki pilihan sama sekali. Dan manusia membuat keputusan sesuai dengan pilihan yang tersedia, maka marilah kita mulai semua aktifitas kita dengan memilih UNTUK SUKSES!

Saya akhiri tulisan ini dengan quote Jack Welch, mantan CEO General Electric yang terkenal bertangan dingin dalam memimpin anak buahnya. "Tentukan nasibmu sendiri, atau orang lain yang akan melakukannya untuk Anda"

Sila tebar jika manfaat

Tabik.
-haridewa-
Happiness Life Coach

Monday, June 04, 2018

FRAME

"Pa, ini ada springbed lagi discount 70%, dari 3 jutaan menjadi 1 jutaan. Murah ya Pa. Beliin dong untuk hadiah ultah", demikian anak kedua saya membujuk,  dalam acara grand opening sebuah retail raksasa di Bogor kemarin. Lepas dari iming-iming discount besar ini, karena saya memang sudah berjanji untuk menebus waktu saya karena berada di luar kota ketika dia ulang tahun, maka saya mengabulkan permintaannya.

Selain iming-iming discount dalam event khusus semacam ini, tentu Anda juga familiar dengan bunyi promosi sbb:
  • “Kalau Anda harus membeli alat ini di toko maka Anda harus membayar 1 juta rupiah, tetapi hari ini saya akan tawarkan barang yang sama hanya dengan harga 500 ribu karena Anda tidak harus membayar pajak toko”
  • "Harganya memang beda hampir 1 juta, tetapi TV merek ini memiliki 2  keunggulan daripada TV merek satunya, ukurannya lebih besar 5 inch dan resolusi lebih tajam 10 kali lipat”
  • "Investasi untuk pelatihan sejenis di Jakarta adalah Rp 6 juta, kali ini Anda hanya perlu membayar Rp 4 juta. Jika Anda transfer sekarang bahkan cukup membayar Rp 3 juta saja. Menarik bukan?"

***
Saya yakin menghadapi promosi-promosi seperti contoh di atas, sebagian besar dari Anda akan menyerah dan mengikuti perintah terselubung (covert suggestion/embedded commands) dari promosi tadi alias MEMBELI.
Fenomena ini telah dipelajari oleh dua jenius pencipta NLP (Neuro Linguistic Programming), yaitu Richard Bandler dan John Grinder untuk kemudian dikenali dengan nama Contrast Frame. 

Contrast frame adalah cara Anda  mengemas kalimat Anda dengan membawa ide atau gagasan ke dalam bentuk perbandingan keuntungan dan kerugian agar orang lain bisa lebih memahami dan fokus pada ide atau gagasan Anda tersebut. Dan secara bawah sadar semua orang mengharapkan keuntungan serta menghindarkan kerugian (meski masih dalam tataran konsep), sehingga saat itu faktor kritis manusia akan memutuskan untuk mengambil pilihan yang paling menguntungkan. Terkadang dengan menambahkan 'time pressure', seperti pada penawaran grand opening atau early bird, maka teknik ini menjadi semakin ampuh untuk 'memaksa' orang lain membeli produk kita. 

Contoh lain dari Contrast frame yang bisa Anda gunakan untuk melakukan persuasi, misalkan:
  • “Makanlah yang baik dan dihabiskan, jangan dibiarkan tersisa karena masih banyak orang yang tidak bisa makan dan hidup lebih susah dari kita.”
  • "Sudah terbukti bahwa olah raga teratur itu akan membuat badan kita sehat dan menghindarkan kita dari segala jenis penyakit"

Orang akan selalu berpikir bila harus dihadapkan pada keuntungan dan kerugian bukan? Nah, inilah maksud dari Contrast Frame yang bisa Anda gunakan untuk melakukan persuasi dalam segala lini kehidupan Anda.
*** 

Selain contrast frame, NLP juga menawarkan beberapa frame lain seperti:
  • Outcome Frame
Outcome frame adalah cara Anda mengemas kalimat atau pesan sedemikian rupa agar teman bicara Anda lebih fokus kepada hasil yang  Anda inginkan.
Contoh:


“Baik teman-teman sekalian, tujuan pertemuan kita kali ini adalah mendiskusikan 'penyebab utama turunnya penjualan perusahaan,' harap semua bisa memberikan penilaian dengan baik yang didukung oleh data bukan sekedar penilaian subjektif semata”

Dengan pesan yang dibingkai seperti diatas, pimpinan rapat sebenarnya telah mempersuasi para anggota rapat untuk mau memberikan penilaian berdasarkan data-data yang akurat tidak sekedar hanya saling mencari kesalahan orang lain.
***
  • Agreement Frame
Agreement frame, adalah cara Anda membawa orang lain untuk menyetujui sesuatu yang telah diketahui dan disepakati bersama.
Contoh:

  • “Seperti yang kita pahami bersama bahwa kesehatan adalah kekayaan paling berharga, maka….”
  • "Tentunya Dokter sependapat dengan saya bahwa untuk mengatasi demam pada anak dibutuhkan preparat antipiretik yang aman, enak rasanya serta terjangkau harganya?"

Agreement frame akan membawa orang lain untuk sepakat terhadap sesuatu hal sebelum Anda memasuki isu utama (Negosiasi,  Selling, dsb)  yang ingin Anda sampaikan.
*** 

  • As if Frame
As if Frame adalah cara Anda  melakukan persuasi orang lain dengan mengajaknya untuk membayangkan atau mengalaminya secara langsung. Menggunakan as is frame akan membawa orang lain merasakan pain atau gain ketika berada dalam situasi yang Anda alami.
Contoh:

  • “Andaikan Anda memiliki perusahaan sebesar ini, apa yang akan Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan?”
  • “Bila Ayah atau Ibu Anda hadir disini, apa yang akan dia katakan bila melihat Anda seperti ini…?”

Orang tentu akan berpikir dua kali bila mereka Anda ajak untuk membayangkan atau mengalami sebuah situasi secara langsung bukan?
*** 

Secara lebih sederhananya Frame adakah kerangka berfikir seseorang. Bahwa apa yang terjadi di hadapan kita pada dasarnya tidak memiliki makna apapun sampai kita memberi bingkai pada peristiwa tadi. Nyatanya NLP telah mengajarkan kita justru untuk mengajukan pertanyaan atau penyataan guna memunculkan frame tadi. Tujuan utama dari penggunaan frame sebenarnya adalah perubahan sudut pandang seseorang secara bawah sadar.

Dengan berubahnya sudut pandang seseorang atau terjadinya perluasan pemikiran maka setidaknya hal ini akan sangat membantu seseorang dalam membentuk perilaku baru. Hal ini sebetulnya cukup membuktikan sekaligus sangat terkait erat dengan suatu pola atau program dalam diri seseorang dimana suatu perilaku akan ditentukan oleh cara berpikirnya, dan cara berpikir seseorang sangat dipengaruhi oleh bentuk komunikasi yang dilakukannya.

Inilah salah satu manfaat yang dapat diperoleh seseorang ketika ingin memutuskan untuk belajar NLP dimana kemampuan komunikasinya akan semakin terasah dengan senantiasa melatih berbicara baik dalam konteks perorangan (one on one) maupun dalam kelompok sebagai pembicara.

Gimana, masih males belajar NLP?

Tabik
-haridewa-
Happiness Life Coach

HYPNO MASSAGE THERAPIST

Sudah sejak semalam badan ini rasanya kurang sehat. Kepala terasa berat, badan agak demam, dan yang paling mengganggu adalah kongesti yang terjadi pada kedua lubang hidung ini. Mau bernafas saja susyah banget. Memang rejeki paling utama itu adalah kesehatan.
Dan kalau dirunut-runut sebenarnya hal ini terjadi karena salah saya sendiri. Semenjak puasa hari pertama, setiap berbuka dan makan sahur yang namanya es batu tidak pernah absen sebagai minuman pelengkap. Kalau sudah begini maka menyesal sudah tidak berguna lagi. Yang bisa dilakukan sekarang adalah menahan diri untuk tidak minum es batu, dengan segala variannya. (Sampai badan terasa sehat lagi, hehehe)

Kalau kondisi sedang tidak puasa maka saya punya obat ampuh, yaitu Nalgestan, kombinasi dari Phenylpropanolamine HCl dan chlorpheniramine maleate. Semenjak masih bekerja di pabrikan obat flu tersebut, sampai sekarang,  dalam kondisi darurat, maka saya akan mengkonsumsi Nalgestan. Namun, apa daya sekarang bulan puasa. Selepas dhuhur ini kondisi badan makin tak tentu. Mau tidur susah, bangun juga hidung tersumbat.

Bakda ashar,  pintu rumah diketuk seorang tamu. Rupanya seorang kawan yang bekerja di pabrikan Nalgestan, yang pernah belajar hipnosis dan NLP di Cafe Therapy, berkunjung untuk suatu keperluan. Sembari berbincang, rupanya dia mengamati 'penderitaan' saya yang mesti bernafas dengan mulut, akibat kongesti yang makin parah ini.

Sejurus kemudian, dia malah menawarkan untuk meringankan penderitaan saya tadi. "Sekalian menunjukkan kompetensi yang sudah saya kembangkan Pak Hari", begitu dia menawarkan setengah membujuk. "Pucuk dicinta ulampun tiba", pikir saya dalam hati. Kalau dulu ketika dia belajar hipnosis di sini, saya masih menolak tawaran unjuk kompetensinya tersebut, dengan kondisi saya sekarang maka tidak ada alasan lagi untuk menolak.

Kemudian saya berbaring telungkup di sebuah matras, dan kawan saya tadi mulai beraksi menunjukkan kebolehannya. Dimulai dari telapak kaki, lanjut ke betis, punggung, tangan dan kepalapun tak luput dari 'serangan maut' kawan saya tadi. Saya pasrah saja, menikmati semua perlakuannya, dengan terkadang meringis sedikit, menahan antara sakit dan nikmat.
Setelah dibolak balik, miring ke kanan dan ke kiri, untuk sesi terakhir, saya diminta terlentang. Saya menurut saja, sambil menikmati jurus tekanan sore spot di dada saya. Kemudian kawan saya juga unjuk kebolehan reiki yang dipelajarinya beberapa waktu yang lalu bersama saya. Endingnya, dia melakukan face akupresur, dan hebatnya dikombinasikan dengan Extended Progressive Relaxation.

Saya merasakan tubuh ini seolah melayang, mengikuti semua sugestinya yang disusun dengan apik. Saya merasakan tubuh saya berada di sebuah lapangan yang berdindingkan es batu tube dalam ukuran raksasa. Anehnya, bukan menggigil kedinginan namun saya justru merasa sangat hangat. Saya bisa bernafas dengan lancar menggunakan hidung saya, sesuai dengan sugesti yang dia berikan. "Dan dalam hitungan ke 3, Anda akan membuka mata dengan perasaan segar bugar, sehat wal afiat termasuk kedua lubang hidung yang lancar bernafas. Satu, dua, dan tigaaa!", kawan saya mengakhiri rangkaian sesi terapinya dengan ciamik.

Saya mengerjapkan mata sejenak dengan sebuah senyum tersungging di mulut. Menarik nafas panjang dari hidung dengan leluasa. Bangkit dari matras untuk kemudian menyalami kawan saya tadi. "Selamat Mas, Anda telah memanfaatkan semua kompetensi Anda dengan tuntas. Dan seperti yang pernah kita diskusikan beberapa bulan yang lalu, mulai sekarang jangan ragu lagi untuk menyandang branding 'Hypno Massage Therapist'. Saya yakin di Indonesia ini baru Anda yang 'berani' total melayani seperti ini!"
***

Sidang Pembaca yang berbahagia, tentu Anda penasaran,  siapa kawan saya tadi. Memang beberapa waktu yang lalu, selepas reseat di kelas hipnosis, kawan saya tadi menceritakan kegundahannya. Dia merasa memiliki kompetensi sebagai seorang pengurut, namun dia sadar bahwa profesi satu ini masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat kita. Maka dari perbincangan malam itu, saya menyarankan kawan saya tadi untuk meracik sebuah teknik terapi, yang mengkombinasikan relaksasi tubuh (massage) dan relaksasi pikiran (hipnosis). Bahkan kemudian ketika dia berniat bergabung dengan salah satu layanan massage online pun, saya sangat mendukungnya.

Beberapa bulan berlalu, dan ternyata dia serius dengan pilihan karirnya tersebut. Sekarang dia sudah memiliki klien dari pelbagai kalangan, dari menengah hingga atas, yang tentunya dengan fee yang berada di atas rata-rata massager umumnya. Hari ini saya sudah membuktikan sendiri kepiawaiannya melakukan relaksasi pikir dan tubuh saya. 

Dia adalah mas  Yulianto, seorang Hypno Massage Therapist. Dia bisa dihubungi melalui telp/whats app di nomor +62 812-8988-714

Terimakasih sekali lagi Mas Yuli. Lanjutkan perjuangan Anda dengan branding baru tersebut.

Tabik
-haridewa-
Happiness Life Coach

Artikel Unggulan

PETE MATCHING

Entah sejak kapan tepatnya saya tidak ingat, kenapa saya sangat hoby makan pete. Bahkan jauh sebelum beredarnya artikel di dumay mengenai k...