POSTINGAN POPULER

Saturday, December 30, 2017

Because Superman is Dead!

'Lotus Thamrin Tutup Gerai Susul Ramayana dan Matahari'; berita sejenis ini wira wiri di medsos beberapa minggu terakhir. Sempat takjub setengah tak percaya juga membaca headline seperti itu. Masak sih raksasa ritel sekelas  Ramayana, Lotus,  bahkan Matahari bisa gulung tikar? Faktor apa sebenarnya yang mengakibatkan para superstore tadi kolaps? Pertanyaan ini berkelebat silih berganti di benak saya yang awam ini.

Sebelum meneruskan pembicaraan mengenai kolapsnya raksasa ritel-yang menurut saya sangat serius-tadi, saya ingin mengajak Anda untuk relaks sejenak dengan membahas beberapa film superhero milik DC Comics serta Marvel.

Kita tahu bahwa jagoannya superhero yang sangat terkenal adalah Superman, yang diproduksi oleh DC Comics. Semua orang paham makhluk kelahiran planet Krypton ini sangatlah sakti mandraguna. Selain bisa terbang, kebal peluru, bermata laser, pendengaran supersonic, hembusan salju dan seabreg kelebihan lain yang membuat dirinya dijuluki Man of Steel alias manusia baja. Namun dibalik semua kesaktiannya tadi, semua orang juga tahu bahwa dia memiliki kelemahan, yaitu batuan kriptonik (Kryptonite Chrystal) yang berasal dari pecahan planet Krypton. Di antara ragam batuan kriptonik, kriptonik hijaulah yang memiliki lethal dose (dosis mematikan) kepada Clark Kent. Nah, batuan ini jugalah yang digunakan Batman untuk mengakhiri petualangan sang manusia baja di bumi kita ini. So, Superman finally is dead.
***

Mari kita telaah dengan santai saja fakta yang dimiliki oleh Kal El (nama asli dari Clark Kent) ini:
  1. Selain seabreg kelebihan dibandingkan dengan makhluk bumi, dia juga menyimpan sebuah KELEMAHAN
  2. Superman dengan semua superpowernya senantiasa bergerak sendiri. Single Fighter. 
  3. Ini yang menurut saya tidak logis, perbedaan antara Clark Kent dengan Superman hanya ada di kaca mata dan kostum, namun seolah semua orang tidak tahu bahwa mereka adalah sosok yang sama. 

Dari beberapa film yang saya tonton, menurut saya faktor pertama dan kedualah yang membuat Superman pada akhirnya tewas. Karena dia memiliki kelemahan dan selalu single fighter, maka ketika lawan mengetahui kelamahannya, tak ada pihak yang bisa mem-back up dirinya.
***

Kembali ke berita mengenai gulung tikarnya Matahari dan beberapa retailer besar lain. Saya kok merasa ada kemiripan dengan nasib Superman tadi. Mereka semua ini juga dikenal sebagai superpower-nya bisnis retail di Indonesia. Tentunya dengan semua kedigdayaan mereka, mereka merasa bahwa dengan single fighter saja mereka akan mampu melewati badai kosmik perubahan digitalisasi yang oleh Prof Rheinald Kasali disebut sebagai era Disruption. Mereka tidak sadar bahwa ancaman batu kriptonik telah nyata dan membesar dengan kecepatan yang sulit diprediksikan. Ya, batu kriptonik hijau itu adalah pasar online, yang nyatanya lebih digemari oleh kidz jaman now.
***

Dan karena Superman sudah mati, maka saya sekarang senang menonton Avenger. Apa sih kehebatan Avenger dibanding Superman?

Dipimpin oleh Kapten Fury, Avenger merupakan sekumpulan superhero yang senantiasa bahu membahu dalam menghadapi ancaman terhadap dunia ini
Anggota dari Avenger memiliki kelebihan masing-masing seperti
  1. Captain America yang sangat gesit dan penuh strategi, mahir menggunakan senjata api dan senjata khusus miliknya berupa tameng bundar serta jago bertarung tangan kosong.
  2. Thor yang merupakan dewa Asgard yang bisa terbang. Memiliki senjata sebuah palu yang dapat memanipulasi cuaca dan mendatangkan dan menembakkan petir bertegangan tinggi.
  3. Iron Man yang memiliki baju zirah bahan titanium yang  tahan serangan sampai tingkat tertentu. Jet booster yang ada di telapak kaki dan tangannya membuatnya mampu terbang. 
  4. Hulk yang memiliki kekuatan fisik, kecepatan dan kelincahan gerak, dan kemampuan menyembuhkan diri dengan cepat
  5. Black Widow memiliki kemampuan menggunakan berbagai macam persenjataan serta kekuatan fisik di atas rata-rata manusia normal. 
  6. Hawkeye memiliki keakuratan dalam melesatkan anak panah sampai 99,99%

Apakah mereka tidak memiliki kelemahan? Tentu saja ada. Bahkan beberapa kali terjadi beda pendapat di antara mereka, namun dengan tujuan yang sama yaitu melindungi bumi ini dari ancaman laten Hydra, maka mereka justru berkolaborasi untuk memunculkan kehebatan masing-masing sembari menutup kelemahan koleganya. They think differently but act together and sinergically.
***

Betul Kawan, di jaman now ini jawaban agar tetap survive adalah kolaborasi dan sinergi. Tak bisa lagi kita berkutat pada diri kita sendiri, sekuat dan sehebat apapun kita, seperti laiknya Superman, pada akhirnya akan muncul juga kriptonik hijau yang mampu membinasakan kita.

Maka apapun profesi Anda, cobalah untuk bergabung di komunitas yang memiliki visi sama dengan Anda. Atau minimal buatlah sebuah mastermind guna mengasah kepekaan pemikiran kita dengan kolega yang lain.

Maka Kawan, untuk melihat betapa kolaborasi dan sinergi ini sangat berdaya, ijinkan saya menceritakan kisah kecil dari ranah Minang ini.

Alkisah ada seorang guru matematika dari Jawa yang dipindahtugaskan ke ranah Minang. Pada hari pertama mengajar saja dia sudah dibuat bingung oleh perilaku anak didiknya ketika dia memulai pelajaran berhitung dasar.

Setiap kali dia menanyakan hasil jumlah 1 + 1 selalu dijawab 3 oleh para murid. Karena kesal, dia tinggalkan kelas dan menuju ruang guru. Sambil menggerutu dia ceritakan pengalaman pertamanya tersebut kepada kawan gurunya. Namun bukan mendapat pencerahan guru dari Jawa tadi malah bertambah bingung karena semua guru juga menjawab hal yang sama. Satu ditambah satu adalah tiga.

Menghindari spaning, dia menghadap Kepala Sekolah, berharap mendapat pencerahan. Dia ceritakan duduk permasalahannya. Dan dengan bijak Kepala Sekolah memberikan jawabannya. "Itu bana Pak Guru. Cie tambo cie itu tigo. Kalau duo indak ado untungnyo!" Gubrak....


Tabik
-haridewa-

ACCEPT & UTILIZE

Kemarin saya mengantar istri ke sebuah cabang pembantu bank swasta nasional di salah satu ruko Jalan Baru Bogor, untuk mengurus kartu ATM-nya yang tertelan mesin ATM sehari sebelumnya. Siang itu cuaca lumayan menyengat, sehingga begitu masuk pelataran parkir,  saya langsung mengarahkan mobil menuju sebuah tempat kosong yang agak teduh di depan sebuah pet shop, tepat di samping bank swasta tersebut. Tukang parkir yang melihat saya agak ragu, langsung memberikan tanda untuk meneruskan niat parkir saya.

Istri saya keluar duluan menuju bank tadi kemudian setelah mengunci pintu mobil, sayapun mengikuti langkah istri saya menuju bank tersebut. Baru saja melangkahkan kaki, saya dihadang oleh seorang pria berseragam pet shop yang meminta saya memindahkan mobil saya. Sambil terus ngeloyor menuju bank tadi, saya bilang bahwa saya cuma sebentar kok. Lagian tukang parkir tadi juga tidak melarang saya parkir di situ. Eh pria tadi mengejar saya masuk ke dalam bank sambil marah-marah memaksa saya memindahkan mobil saya. Karena merasa terganggu, saya minta tolong seorang security agar pria tadi tidak mengganggu saya. 

"Maaf Bapak ada perlu apa di kantor ini?", dengan ramah security tadi menanyakan keperluan saya.
"Saya mau mengurus kartu ATM yang tertelan Pak. Dan orang ini menghambat jalan saya", jawab saya sambil menunjuk pria yang marah marah tadi. Pria tadi masih sambil marah marah menyatakan kepada security bahwa dia keberatan kalau mobil saya parkir di depan tokonya, sementara urusan saya ke bank swasta tersebut.  

"Saya hanya sebentar, kok Pak Security paling juga 5 menit kelar"
"Oh kalau mengurus ATM bisa 10 - 15 menit Pak"
,  Security tadi menjawab, yang membuat pria tadi merasa mendapat angin, dan kembali memaksa saya untuk memindahkan mobil saya.
"Percaya saya Pak, saya cuma 5 menit di sini. Setelah itu saya segera pergi"
"Gak bisa Pak. Anda harus memindahkan mobil Anda sekarang juga!"
, pria tadi masih ngotot juga memaksa saya untuk memindahkan mobil saya. 

Wah ini orang kok makin lama makin arogan ya. Seolah dialah pemilik kawasan ruko tadi. Bukankah lahan parkir itu merupakan public area, yang boleh ditempati oleh pengunjung ruko tersebut. Apalagi di sana tidak ada tulisan 'reserved',  atau 'restricted area'.  Cara-cara pengusiran ini kok jadi mengingatkan saya pada kasus wartawati sebuah TV Swasta yang diusir dari kawasan reklamasi teluk Jakarta. Padahal semua orang juga tahu bahwa laut yang mereka lewati itu juga merupakan public area. Wah, peristiwa pengusiran wartawati itu tidak boleh terjadi di sini nih!

"Baik Bapak yang terhormat, apa alasan Anda memaksa saya memindahkan mobil saya?", saya yang awalnya malas berurusan dengan orang seperti ini kemudian membuka percakapan.
"Anda tidak boleh parkir di depan toko saya kalau Anda tidak ada keperluan di toko saya. Nanti kalau ada pelanggan saya bagaimana? Lagian masih banyak tempat parkir,  kok Anda parkir di depan toko saya?"
"Khan saya bilang saya cuma sebentar. Namun baiklah kalau Anda memang meminta saya memindahkan mobil saya, maka sekarang tolong tunjukkan dasar hukum yang membuat saya tidak boleh parkir di depan toko Anda"
"Eh, uh, ah. Ya gak ada. Pokoknya saya minta Anda pindahkan saja!"
"Maaf, saya tidak bersedia kalau begitu. Lagian kalau memang masih ada tempat parkir kosong, khan pelanggan Anda tetap akan bisa parkir to?"
"Eh, uh, ah"

Mendengar ada keributan kecil di kantor cabang itu, ibu Kepala Cabang meminta saya dan pria itu masuk ke ruangan beliau. Dan setelah mendengar penjelasan dari saya maupun pria tadi, ibu kepala cabang tadi mengambil kartu antrian dari tangan saya kemudian bergegas menuju konter nasabah. Pria tadi mengikuti keluar ruangan, mungkin merasa tidak nyaman berduaan dengan saya di ruangan eksklusif itu. Saya menunggu di ruangan yang nyaman itu sambil meneruskan menulis artikel 'Because Superman is Dead'

Dan tak lama kemudian ibu kepala cabang masuk ruangannya kembali sambil menyerahkan ATM istri saya. "Sudah beres Pak"
Dan semua itu selesai hanya dalam waktu 5 menit!  Wow! Saya takjub. Istri saya takjub. Security juga takjub. Kami meninggalkan pelataran parkir tadi dengan gembira. Pria itu salah tingkah.
***

Sorenya, sepulang menjemput anak-anak dari sekolah, saya ceritakan kejadian siang itu. Dan saya berpesan kepada anak-anak:

  1. Ketika ada pihak yang mau menindas kita, maka minta pihak itu menunjukkan dasar hukumnya. Jika mereka memiliki dasar hukum yang sah dan kuat, maka kalian mundur. Jika tidak, LAWAN! 
  2. Tetap tenang ketika menghadapi pihak arogan seperti itu, kemudian manfaatkan kata-kata dan keyakinan mereka justru untuk melemahkan mereka sendiri. ACCEPT AND UTILIZE!

Semoga manfaat.


Tabik
- haridewa -
Happiness Life Coach

My Disk is Full!

Saya mendapatkan artikel ini dari internet. Dan saya pikir akan sangat baik sekali jika Anda semua juga mendapatkannya.

Pernahkah Anda membaca satu artikel atau mendengar dari seseorang bahwa para lansia (di artikel tersebut disebut sebagai Senior Citizen) mengalami demensia, mudah lupa, pikun dan lain lain karena terjadinya penurunan fungsi otak?  Atau bahkan ada yang berpendapat itu semua terjadi karena organ para lansia mengalami penyusutan  volume, termasuk otak mereka.

Namun ternyata semua anggapan itu tidaklah benar adanya. Dr. Michael Ramscar, seorang pakar neuro-science dari Tübingen University di Germany menyatakan bahwa para lansia memerlukan waktu lebih untuk mengingat sesuatu dikarenakan memori otak mereka yang sudah penuh. Ibarat komputer yang overloaded, maka saat tunda (loading time) nya menjadi lebih panjang dibandingkan dengan komputer yang masih memiliki space cukup. 

Sehingga para scientist di universitas tersebut yakin bahwa proses melambatnya cara berpikir para lansia ini tidak sama dengan penurunan fungsi kognitif.
Dr. Ramscar mengatakan lagi bahwa berbeda dengan fisik yang akan melemah sejalan dengan bertambahnya usia,  secara mental seseorang tidak akan mengalami penurunan fungsi yang berarti diakibatkan oleh bertambahnya usia. Otak manusia bekerja lebih lambat di usia senja hanya karena mereka menyimpan terlalu banyak informasi. Otak para lansia ini tidak melemah, sebaliknya otak itu hanya kelebihan muatan.  Para lansia terkesan pelupa, justru karena mereka 'tahu terlalu banyak'

Mungkin Anda pernah melihat kakek atau nenek Anda berjalan keluar kamar menuju ke ruangan lain dan sesampai di sama mereka terlihat bingung karena tidak tahu apa yang akan mereka lakukan. Kemudian mereka kembali ke kamar lagi dan baru ingat apa tujuan mereka keluar kamar tadi dan mereka kembali ke ruangan lain tersebut.   Ketahuilah bahwa itu ternyata bukan MASALAH PIKIRAN, ternyata itu adalah cara alam agar para lansia ini melakukan lebih banyak pergerakan tubuh.

Jadi mulai sekarang ketika tiba-tiba Anda melupakan satu kata atau satu nama, jangan pernah mengatakan,  "Aduh ternyata aku sudah semakin tua",  namun katakanlah,  "(My Disk is Full!) Memoriku sudah penuh, sudah saatnya menata ulang memori ini"

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara menata ulang memori ini?  Memori apa yang masih perlu disimpan dan memori apa yang seharusnya dibuang?
Secara prinsip semua memori adalah netral, kitalah yang kemudian memberi makna apakah sebuah memori menjadi memori indah atau sebaliknya. Memori-memori indah perlu dipertahankan karena mampu membantu kita memicu keluarnya hormon kebahagiaan seperti endorfin dan serotonin.

Kalau begitu, artinya memori yang perlu dibuang adalah memori yang pernah kita maknai sebagai memori jelek. Kita merasa depresi, stress atau tertekan seringkali diakibatkan oleh perasaan dendam dan kebencian kepada orang lain. Oleh karena itu salah satu bentuk terapi yang dikembangkan di dunia psikologi adalah terapi memaafkan (Forgivenes Therapy).

Secara teoritis, memaafkan orang lain tentu sangat baik, bahkan disarankan oleh semua agama, namun dalam prakteknya tidaklah mudah untuk melakukannya. Maka untuk memudahkan proses ini perlu adanya edukasi mengenai teknik yang powerful ini sbb:
  1. Memaafkan bukan berarti melupakan 
  2. Memaafkan tidak harus memberitahukan 
  3. Memaafkan adalah melepaskan, bukan memberi
  4. Memaafkan adalah untuk kenyamanan diri sendiri
  5. Memaafkan bukan berarti menyukai pihak yang telah menyakiti

Dan secara lengkap proses Forgiveness therapy adalah:
  • Meminta maaf kepada orang lain
  • Memberi maaf kepada orang lain
  • Meminta maaf dan memberi maaf kepada diri sendiri.

Dalam hipnoterapi, terdapat berbagai macam variasi teknik ini mulai dari sekedar meminta maaf dan memberi maaf secara searah sampai dengan simulasi konsep Gestalt, sehingga akan terjadi proses yang ekstrim (misal pertengkaran hebat), sebelum diakhiri dengan proses pemaafan.

Anda bisa menghubungi Hari Dewanto di nomor 08179039372 jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Forgivenes Therapy dan atau teknik hipnoterapi lainnya yang akan memberdayakan kehidupan Anda.

Atau Anda bisa juga mendaftarkan diri Anda pada Workshop Find The Hypnotist in YOU! yang rutin kami selenggarakan setiap bulan bertempat di  Cafe Therapy, Jl Johar Raya No 27 Taman Cimanggu Bogor

Terimakasih


Tabik
- haridewa -

Rejeki Tak Pernah Tertukar

"Mas Hari bisakah memeriahkan reuni kami tanggal 16 Desember ini dengan sesi hypno motivation?", demikian suara seorang kawan dari seberang telepon. Setelah cek jadwal saya terpaksa memberitahukan bahwa di tanggal tersebut saya sudah punya agenda training. Namun saya berjanji akan mencarikan trainer lain sebagai gantinya. 

Singkat cerita, melalui beberapa grup Whatsapp akhirnya saya mendapatkan beberapa kandidat trainer yang bersedia memeriahkan acara reuni kawan saya tadi. Gayung bersambut, kawan saya happy, trainer yang menggantikan saya juga happy.

Kenapa saya melakukan hal ini? Apa untungnya buat saya merekomendasikan orang lain? Bukankah bisa jadi orang yang saya rekomendasikan akan mengambil slot saya untuk acara selanjutnya?

Ah, saya kok percaya bahwa rejeki kita sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Dan saya juga sangat yakin bahwa rejeki milik saya tidak akan tertukar dengan orang lain. Allah memberi kita rejeki bukan berdasarkan pekerjaaan kita tapi berdasarkan kepantasan kita untuk menerimanya. Apa yang saya lakukan adalah sebagian usaha saya dalam rangka memantaskan diri,  dengan  memperbanyak berbuat kebaikan dan menjadi berguna bagi sesama dalam ridho-Nya

Hanya berselang hitungan menit dari terjadinya transaksi mutualisme tadi, layar whatsapp saya berkedip.
"Assalamualaikum pak Hari Dewanto Perkenalkan saya Ira,  saya mendapatkan no bapak dari Bp Jen Zainal Asyikin Hans, apakah hari Jumat bsk tgl 15 Des 2017,  ba'dha Isya Bapak berkenan mengisi acara camp character di SMPI Al Azhar?  Kebetulan bapak Jen utk waktu tsb tdk bisa,  dan beliau merekomendasikan Bapak"

Tetiba saja seolah terngiang di gendang telingaku sebuah ayat yang sering aku baca, menusuk nusuk
Kepalaku tertunduk dalam-dalam, memaknainya dengan khusyuk
Fa-biayyi alaa’i rabbi kuma tukadzdzi ban
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Alhamdulillah,
Terimakasih Allah
Terimakasih Ustadz Jen Zainal Asyikin Hans
Terimakasih Mba Ira

Tabik
- haridewa -

Tuesday, December 19, 2017

Mabuk atau Khusyuk

Melalui pengamatan yang mendalam kepada terapis kelas dunia seperti Firtz Perls, Virginia Satir, dan Milton Erickson, dua genius ini berhasil menciptakan sebuah teknik pemberdayaan diri yang sangat luar biasa, yaitu Neuro Linguistic Programming  (NLP).  

Mereka adalah Richard Bandler, seorang mahasiswa matematika dan John Grinder, seorang professor Linguistic. NLP terdiri dari tiga kata yang tidak biasa disandingkan, sbb:

Neuro sederhananya adalah cara berpikir. Cara mengambil informasi dari dunia luar, cara memfilternya, cara memproses informasi, cara memproduksi tindakan, dan lain-lain. Dalam ‘neuro’ terdapat berbagai hal yang menjadi referensi kita berpikir dan bertindak, yang disebut 'Peta Realita' dan 'Model Dunia'. 
Keduanya berdasarkan apa yang pernah kita pelajari dan ketahui sepanjang hidup, karena itu bersifat subyektif.  Dengan merubah cara berpikir atau cara kita memproses informasi, memperluas peta realita, memperkaya model dunia, kita pun merubah perilaku dan merubah hasil kita.

Linguistic adalah bahasa.  Cara memproses bahasa yang kita inderakan, dan bahasa yang kita pakai baik secara internal (inner talk) atau eksternal (berbicara).  Bahasa memengaruhi pikiran, dan bahasa dipengaruhi cara berpikir.  Mengubah cara kita memproses bahasa dan berbahasa, kita pun mengubah tindakan kita, dan mengubah pula hasil kita.

Programming adalah berbagai program atau strategi kita dalam berpikir dan berperilaku.  Ini adalah tahapan-tahapan kita dalam berpikir dan bertindak.  Ada strategi yang efektif ada yang tidak. Perubahan hasil sangat tergantung dari program atau strategi kita. Ubah strategi, ubah hasil.

NLP singkatnya adalah teknologi berpikir, berbahasa, berstrategi, bertindak, untuk mencapai hasil yang kita inginkan.  Dalam NLP terdapat berbagai konsep, teknik, dan tools untuk itu. Salah satu tools yang powerful untuk melakukan proses belief changing adalah Anchor.

ANCHOR
Perilaku manusia mengikui pola stimulus-respon, dimana perilaku manusia dipicu oleh stimulan tertentu. Di NLP ini dipelajari melalui struktur internal, yakni apa yang mengawali sebuah perilaku, misalnya apa yang dilihat, didengar, dialami, dll.
Pemicu yang telah terbentuk untuk sebuah perilaku secara berulang atau yang menjadi habit (entah dianggap baik atau buruk - dalam bahasa NLP: bermanfaat atau tidak), disebut sebagai Anchor. Misalnya secara habit, dengan melihat sesuatu seseorang menjadi takut. Atau dengan mendengar sesuatu, seseorang menjadi percaya diri.

Anchor tercipta bisa secara tidak disadari, bisa juga dikreasikan secara sengaja. Anchor dikenali, dievaluasi, diruntuhkan, atau diciptakan, menggunakan kelima indera, sebagai komponen internal strukturnya.

Dengan memanfaatkan teknik anchoring, maka kita bisa memanggil ulang sebuah state (kondisi pikiran) yang pernah dialami di masa lalu dengan instant guna keperluan tertentu.
Misal kita membutuhkan state PD ketika ingin melakukan presentasi, maka setelah menciptakan sebuah anchor PD (dengan urutan cara tertentu), kapanpun kita memicu anchor PD ini, dengan instant kita bisa langsung merasa Percaya Diri, dan mampu melakukan presentasi dengan baik.

Dalam pelatihan NLP Basic beberapa waktu yang lalu saya mendemonstrasikan pembuatan serta pemicuan teknik ini. Agar hasilnya kelihatan nyata maka saya membuat contoh yang agak ekstrim. Saya membuat anchor mabuk untuk salah satu peserta.
Saya tanya dulu apakah peserta ini pernah memiliki pengalaman mabuk (minum minuman keras), dan menurut pengakuannya dia sudah lima tahun ini tidak mengkonsumsi alkohol lagi. Artinya dia pernah mabuk, hehehe. Kemudian saya tanya lagi apakah dia masih ingat pengalaman terakhirnya minum alkohol.

"Masih ingat", demikian pengakuannya.

Nah, saya kemudian meminta dia bercerita mengenai pengalaman terakhirnya tersebut. Sambil dia bercerita saya membuat tiga titik anchor pada siku bagian dalam lengan kirinya.  Masing-masing titik berjarah satu jari dengan titik awal pada sambungan lengan atas dan lengan bawah tersebut. Saja beri nama saja titik bawah, tengah, atas.

Saya mulai menciptakan titik bawah terlebih dahulu. Caranya adalah dengan meminta dia menceritakan pengalaman ketika hanya mabuk ringan. Sambil saya amati raut wajahnya ketika dia bercerita, sampai ketika tanda-tanda trance sudah muncul maka saya tekan titik bawah tadi. Satu anchor tercipta. Kemudian saya minta dia untuk menceritakan pengalaman mabuk yang lebih parah dari sebelumnya. Ketika dia sudah mulai tertawa sambil bercerita, saya tekan titik tengah. Begitu juga dengan penciptaan titik atas. Saya ulangi bebarapa kali proses penciptaan anchor  ini sampai yakin bahwa semua titik sudah menyimpan sensasi mabuk yang pernah dialami oleh kawan tadi. Kemudian saya lakukan break state dengan menanyakan makanan favoritnya.

"Saya paling suka makan rawon, pedas pedas Pak. Apalagi kalau hari sedang hujan",  jawab kawan tadi. Begitu dia selesai bercerita, tanpa dia sadari saya menekan titik rendah sejenak, kemudian menggeser tekanan tadi ke arah titik tengah dan atas. Kawan tadi terkesiap, menarik nafas, dan tiba-tiba saja wajahnya memerah. Dia mengerjapkan matanya beberapa kali sambil menggeleng-gelengkan kepalanya seolah melawan sensasi yang sedang dialaminya. Kemudia dia tertawa.
"Kenapa Mas?", tanya saya
"Hehehe, gak ppa ppa kok. Ssaya ijin ke ttoilet dulu ya Pak", jawab kawan saya tadi dengan nada seperti sedang mabuk. Dan semua peserta lain menyaksikan dia sempoyongan ketika beranjak menuju kamar kecil.

Wow, kawan kita ini rupanya mengalami sensasi mabuk parah, setelah anchor mabuk tadi saya picu.
Beberapa waktu berlalu, dan tiba-tiba terdengar gedoran dari toilet. Waduh, mabuk benar kawan ini, pikir saya. "Kenapa Mas?", saya susul dia ke kamar kecil. "Annu Pak. Kok pintunya gak bisa dibuka. Saya dorong-dorong kok gak bisa?", jawabnya dari dalam toilet masih dengan nada fly. "Lha jelas gak bisa kalau didorong Mas. Kalau masuknya didorong, ya keluarnya ditarik dong", jawab saya. 

Hehehe, maafkan kawan saya tadi ya, namanya juga lagi tinggi.
Kembali ke kelas, segera saya menetralisir sensasi mabuk tadi.
***

Sidang Pembaca yang berbahagia, teknik tadi merupakan salah satu varian dari Anchoring yang dikenal sebagai Sliding Anchor.

Namun apakah sliding anchor hanya bisa digunakan untuk mendapatkan sensasi mabok? Tentu saja tidak. Selama kita memiliki memori atas sebuah state, maka kita bisa juga menciptakan anchor memanggil memori tersebut. Misal, Anda ingin bisa khusyuk dengan instant setiap kali melakukan ritual ibadah. Bisa shalat, dzikir, membaca Al Quran atau yang lainnya. Bagaimana cara melakukannya? Sama persis dengan  proses penciptaan anchor mabuk di atas. 

Dan karena hidup ini adalah sebuah pilihan, maka pilihan Andalah untuk mabuk, atau Khusyuk.

Tabik
- haridewa -

Saturday, December 09, 2017

HTS

Kawan, apa yang terbersit di pikiran Anda begitu membaca judul di atas?  Kalau Anda mengira saya akan membahas mengenai Hubungan Tanpa Status maka Anda akan kecele. Meskipun topik yang akan saya bicarakan kali ini secara status memang agak jarang dihubung-hubungkan.

HTS yang akan saya kupas adalah Hipnosis, Tuma'ninah dan Shalat.

Apa, hipnosis disandingkan dengan tuma'ninah dan shalat? Ga salah nih Bro? Bukankah hipnosis itu menggunakan kekuatan setan ya? Orang lain bisa diperintah sesuka hati demi kepentingan tukang hipnosisnya. Mana mungkin ibadah kok dicampurkan dengan kekuatan setan?

Hipnosis
Nah,  itu dia yang salah kaprah Kawan. Hipnosis itu bukanlah penggunaan kekuatan setan. Hipnosis adalah sebuah teknik komunikasi yang sangat persuasif yang mampu membawa klien menuju kondisi relaksasi tubuh serta pikiran dalam waktu singkat.  Kondisi relaksasi ini dicapai ketika gelombang pikiran kita berada pada frekwensi alfa dan theta.

Secara garis besar, frekuensi gelombang otak yang terukur bisa dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:
  • Beta (14-30 Hz), 
  • Alpha (sekitar 7-13 Hz), 
  • Theta (sekitar 4-7 Hz), dan 
  • Delta (sekitar 0,1-4 Hz).

Ketika pikiran kita berada pada gelombang beta  maka kondisi pikiran sadar kita menjadi aktif dan banyak menganalisis, sementara gelombang delta dominan pada kondisi tidur tanpa mimpi

Dari pengalaman saya melakukan praktek hipnosis ternyata ada satu cara singkat untuk membawa kita memasuki kondisi alfa, yaitu dengan cara menarik nafas dalam.

Salah satu teknik pernafasan yang sering saya praktekkan adalah metode 7:3:7, artinya saya akan menarik pelahan dari hidung pelahan dengan hitungan 7 (detik), menahan dengan hitungan 3 (detik),  kemudian mengeluarkan melalui mulut pelahan dengan hitungan 7 (detik) juga.
***

Tuma'ninah
Pengertian Tuma'ninah adalah
"Diam/tenang sesudah bergerak, sekiranya seluruh anggota badan menetap (diam tidak bergerak) pada tempatnya dengan seukuran lamanya membaca Subhanallah".

Adapun Rukun-rukun sholat yang wajib melakukan tuma'ninah ada 4:
  1. Ruku'
  2. I'tidal (berdiri tegak setelah ruku')
  3. Sujud
  4. Duduk di antara dua sujud

Jika salah satu dari yang empat di atas tidak dilakukan dengan tuma'ninah, maka shalatnya tidak sah karena tuma'ninah merupakan salah satu rukun shalat yang wajib dipenuhi.
Wah, berarti tuma'ninah ini penting dong?
***

Shalat
Shalat secara bahasa berarti berdo’a, mengagungkan. Sedangkan pengertian shalat menurut syara’ adalah ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu, yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Ucapan di sini adalah bacaan-bacaan Al-Qur’an, takbir, tasbih, dan do’a. 

Sedangkan yang dimaksud dengan perbuatan adalah gerakan-gerakan dalam shalat misalnya berdiri, ruku’, sujud, duduk, dan gerakan-gerakan lain yang dilakukan dalam shalat.

Yang dimaksudkan shalat dalam hal ini adalah tidak hanya sekedar shalat tanpa adanya penghayatan atau berdampak sama sekali dalam kehidupannya, akan tetapi yang dimaksud adalah shalat yang didirikan dengan khusyu’ yakni shalat yang nantinya akan berimplikasi positif terhadap orang yang melaksanakannya.
***

HTS
Jadi dimana hubungan hipnosis, tuma'ninah dan shalat Bro?
Mari kita hubungkan saja dengan sederhana Kawan. Shalat adalah jalan kita bersyukur kepada Allah sehingga diharapkan pelakunya mendapatkan perilaku positif setelah rutin melakukannya. Shalat tidak akan sah tanpa disertai tuma'ninah. Tuma'ninah akan membawa pelaku shalat dalam kondisi khusyuk (gelombang alfa)

Dan ternyata salah satu cara memasuki gelombang alfa adalah pola nafas 7:3:7.
Maka tidak ada salahnya kalau kita mulai mencoba praktek melakukan tuma'ninah dalam sholat kita. 

Dan sekarang Anda sudah memiliki satu pilihan melakukan tuma'ninah tersebut dengan praktis.
Satu lagi pattern hipnosis yang mampu 'mengunci' state kita ke dalam kondisi yang kita inginkan adalah 'the more-the more pattern'.  Kombinasi kalimat menggunakan semakin-semakin ini sudah banyak digunakan dalam praktek komunikasi sehari-hari meski tanpa kita sadari dan berhasil mempertahankan sebuah state, meski kadang state tersebut tidak kita inginkan.
Agar kita berhasil mempertahankan state 'khusyuk' kita ketika shalat, maka cobalah pattern ini sesaat sebelum Anda melakukan tahbiratul ihram.

"Ya Allah, dalam shalat nanti berikanlah hamba situasi khusyuk, dalam kondisi sekitar yang ramai sekalipun. Bahkan 'semakin' ramai situasinya, buatlah hamba 'semakin' khusyuk saja adanya"

Sila tebar jika manfaat

Jika Anda ingin memahami lagi pola-pola dan teknik lain mengenai hipnosis yang akan memberdayakan kehidupan Anda, segeralah mendaftarkan diri Anda dalam:
Workshop Find The Hypnotist in YOU!
Di Cafe Therapy
Jl Johar Raya No 27 Taman Cimanggu Bogor

Tabik
- haridewa -

Artikel Unggulan

PETE MATCHING

Entah sejak kapan tepatnya saya tidak ingat, kenapa saya sangat hoby makan pete. Bahkan jauh sebelum beredarnya artikel di dumay mengenai k...