POSTINGAN POPULER

Friday, December 02, 2016

EPOS

Einstein pernah berteori bahwa energi tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan. Energi cuma bertransformasi. Merubah ujud. Dalam psikologi dikenal istilah emosi yaitu energi yg menggerakkan jiwa. Dan secara garis besar emosi dikelompokkan menjadi 2  yaitu
1. Emosi Positif yg kalau disingkat menjadi EPOS. Kalau mau membuka kamus besar bahasa Indonesia maka kita tahu arti  epos adl cerita kepahlawanan. Hal-hal yg mmg menimbulkan rasa bangga, percaya diri dan motivasi positif.

2. Emosi Negatif yg kalau disingkat menjadi ENEG. Tak perlu buka KBBI semua orang tahu arti eneg. Rasa mual krn salah makan atau kebanyakan makan. Terkadang diartikan sbg muak. Menimbulkan rasa ga enak di perut,  hati dan perasaan.

Nah utk tahu yg mana epos atau eneg ya tinggal cek saja efek yg kita dapatkan tadi. Sesuai hukum kekekalan energi Einstein tadi maka kita tak kan mampu memusnahkan salah satu energi ini. Yg bisa kita lakukan adl merubahnya. Dan nyatanya memang tak bisa dalam satu waktu epos dan eneg muncul bersamaan. Ketika epos muncul maka eneg akan menjauh. Sebaliknya kalau kita pelihara eneg maka epos senantiasa menjauh.

Epos dg mudah akan menular ke orang di sekeliling kita. Jadi ketika kita memelihara emosi positif maka lingkungan kita juga senantiasa positif. Hidup bersemangat, tenang,  damai dan bahagia. Kabar buruknya eneg ternyata juga menular. Pilihan ada di tangan kita.

Salam EPOS

Tabik
-haridewa-

No comments:

Artikel Unggulan

PETE MATCHING

Entah sejak kapan tepatnya saya tidak ingat, kenapa saya sangat hoby makan pete. Bahkan jauh sebelum beredarnya artikel di dumay mengenai k...