POSTINGAN POPULER

Friday, November 25, 2016

Danger is a fact, but fear is a choice

Saya dapatkan kalimat itu ketika nonton film After Earth yang diperankan secara apik oleh ayah dan anak, Will dan Jadden Smith.

Diceritakan saat itu sang ayah sedang mengarahkan anaknya untuk mengalahkan Ursa, sesosok monster yang bisa menyaru dengan sempurna di lingkungannya sehingga seolah kasat mata dan memiliki kemampuan mendeteksi posisi mangsanya

Keberadaan Ursa yang sangat ganas itu sangat membekas di benak Kitai, sang anak, karena ibu Kitai tewas dimangsa Ursa ketika Kitai masih kanak-kanak.

Ketika dewasa dan sudah menjadi Kadet (calon Ranger), peristiwa masa kecil Kitai masih sangat menghantuinya. Kitai sangat takut kalau harus berada di luar ruang, apalagi sendirian.

Namun nasib membawa Kitai terpaksa harus berada di luar ruangan selama satu minggu dan sendirian ketika pesawat yang ditumpanginya bersama ayah yang notabene adalah seorang jendral bersama pasukannya kandas di bumi.

Karena sang ayah cedera berat di kedua belah kakinya dan semua pasukanya tewas, maka dia meminta Kitai untuk mengambil suar tanda bahaya yang berada di ekor pesawat yang terpisah 100 km dari cockpitnya

Dalam upaya mengambil suar itulah Kitai bertanya pengalaman ayahnya ketika mengalahkan Ursa beberapa tahun yang lalu. Dan meluncurlah kalimat yang luar biasa di atas.

BAHAYA ADALAH SEBUAH KENYATAAN HIDUP (YANG MESTI DIHADAPI), NAMUN KETAKUTAN ADALAH SEBUAH PILIHAN
***

Sahabatku yang budiman, begitulah kenyataan hidup ini. Setiap hari kita memang senantiasa diintip oleh segala marabahaya. Dari ancaman tindak kriminal psikopat yang semakin merajalela, atau sekedar pengguna jalan yang teledor mengemudi kendaraannya.
Atau bahaya para penipu usaha yang makin canggih atau sekedar kenakalan anak buah kita di kantor. Semua itu merupakan bahaya yang NYATA.

Tapi tentunya kita selalu memiliki pilihan untuk mengurung diri di rumah atau tetap beraktifitas seperti biasa. Kita bisa keukeuh berada dalam zona nyaman dengan menjadi karyawan seumur hidup meski tiap hari dimaki atasan, atau memilih untuk membuat usaha sendiri.

Semua makhluk Allah dikarunia senjata untuk survive. Singa dikaruniai taring dan cakar, ular dengan bisanya, bahkan cumi dengan tintanya. Manusia dikaruniai kemampuan untuk MEMILIH.

Maka sabahatku yang budiman, ketika ada bahaya menghadang dalam hidup kita,  kita selalu memilki PILIHAN itu. Untuk takut dan menyerah kalah, atau MAJU terus dan berpeluang menjadi PEMENANG

Semoga bermanfaat

Tabik
-haridewa-

No comments:

Artikel Unggulan

ENTER

Sudah hampir 2 tahun ini masyarakat Purwakarta dan sekitarnya dimanjakan oleh pertunjukan airmancur menari yang dihelat setiap malam minggu ...