POSTINGAN POPULER

Monday, October 24, 2016

Nafkah Bathin

Saudaraku, jangan salah sangka dengan judul catatan ini. Saya mmg akan berbagi nafkah bathin namun bukan nafkah bathin seperti yg biasa diberikan suami kepada istrinya. Nafkah bathin ini diperlukan oleh kita semua terutama yg sedang galau.
Silakan cari tempat yg tenang kemudian Anda bisa duduk bersandar atau berbaring. Relaksasikan semua anggota tubuh Anda mulai dari kepala sampai telapak kaki. Tarik nafas dalam dan pelan. Hembuskan pelan juga dari mulut Anda. Selanjutnya letakkan tangan kanan Anda di jantung Anda.
Berikutnya baca pelan saja sugesti di bawah ini:
 
Tarik Nafas Panjang. Aku sayang pada diriku sendiri. Yang berlalu biarlah berlalu. Masa depan lebih penting. Hai diriku, tetaplah tersenyum. Tetaplah bahagia. Aku melihat diriku yang ceria itu. Aku melihat diriku yang bahagia itu. Itulah diriku yang sesungguhnya. Aku ingin kembali. Kemanakah aku selama ini? Aku sangat berharga. Aku ini diinginkan Tuhan. Masa depanku penting. Keluargaku penting. Hidupku ini sangat penting. Hal-hal yang tidak penting tidak boleh mengganggu aku. Perasaan-perasaan tidak berharga aku letakkan, aku tinggalkan. (tarik nafas panjang).
 
Demi kebahagiaanku, demi ketenangan hidupku, aku ikhlaskan masa laluku. Bukan aku kalau tidak lkhlas. Aku letakkan. Aku lepaskan agar ringan langkahku. Agar sehat badanku. Agar indah masa depanku.
 
Ya Tuhan mudahkanlah bahagiaku semudah nafasku.
 
Hai diriku, tetaplah tersenyum, tetaplah bahagia.  (Tarik nafas panjang)
 
Akhiri proses ini dengan mengucapkan hamdalah. Insya Allah perasaan galau Anda sudah berkurang atau bahkan hilang sama sekali.
 
Tabik
-haridewa-
Jumat Berkah
19 Desember 2014

No comments:

Artikel Unggulan

PETE MATCHING

Entah sejak kapan tepatnya saya tidak ingat, kenapa saya sangat hoby makan pete. Bahkan jauh sebelum beredarnya artikel di dumay mengenai k...