POSTINGAN POPULER

Monday, October 17, 2016

Lie Detector


Sebagai praktisi hipnosis maka sudah jamak saya mendapat pertanyaan apakah hipnosis bisa digunakan untuk melakukan interogasi. Atau pertanyaan bernada sejenis, apakah show hipnosis Uya Kuya itu aseli. Bukankah hiburan TV yang dipandu Uya Kuya tersebut menyajikan kondisi dimana orang yang dihipnotis  akan menceritakan semua hal yang ditanyakan. Bahkan dalam show itu pernah saya menyaksikan seorang suami yang mengakui bahwa dia berselingkuh padahal sang istri berada di sampingnya saat itu. Tentu pertanyaan yang muncul di benak Anda adalah apakah tayangan itu riil atau setting-an?
***


Sebelum saya jawab pertanyaan tadi, saya justru akan menjelaskan fenomena hipnosis yang sebenarnya. Seperti kita ketahui bersama bahwa pikiran manusia terbagi menjadi 2 yaitu: 

Pikiran Sadar (PS) dan Pikiran Bawah Sadar (PBS). PS bersifat sangat kritis dan senantiasa analitis. Informasi yang diterima susah masuk karena selalu dikritisi dulu. Ibarat  hard disk ,  memorinya  susah masuk dan gampang keluar.

Semantara  PBS bersifat fokus, rileks dan sugestif. Informasi apapun yang diterima dalam kondisi ini akan diterima sebagai sebuah kebenaran bahkan kenyataan. Memorinya gampang masuk dan susah keluar. Perbandingan porsi dominansi PS dan PBS adalah 12%:88%

Kondisi hipnosa adalah sebuah kondisi dimana seseorang sedang mengakses atau memasuki PBS-nya.  Dalam kondisi ini pikiran orang itu akan sangat sugestif sehingga seolah dia akan menuruti semua perintah penghipnosisnya. Namun satu hal yang jarang diketahui khayalak ramai adalah bahwa sugesti yang akan diikuti oleh suyet hanyalah sugesti yang sesuai dengan  belief system  (keyakinan dasar)-nya. Belief system inilah sebenarnya yang memiliki kekuatan sampai 88% dalam menentukan arah kehidupan seseorang.

Untuk lebih memudahkan pemahaman Anda, maka anggap saja di dalam tubuh kita ada 2 entitas, yaitu si Saya yang mewakili PS dan si AKU yang mewakili PBS. Dengan kekuatan dominan 88% maka kapanpun dibentrokkan selalu yang keluar sebagai pemenang adalah si AKU. Kenapa demikian? Ya karena tugas si AKU memang untuk melindungi seluruh tubuh dan pikiran kita.
***

Kembali ke Uya Kuya Show, berarti kalau AKU selalu menang, maka seharusnya ketika ditanya oleh Uya sang suami bisa berbohong dong? Jelas bisa. Justru akan BOHONG!  Kenapa? Karena AKU sadar kalau dia mengakui perselingkuhannya maka risiko yang dia hadapi sangatlah besar! Sama halnya dengan koruptor. Meski mereka dihipnosis kemudian diinterogasi maka mereka justru akan berbohong. Ya, karena mereka sadar kalau mengakui perbuatannya risikonya adalah penjara!  Artinya show Uya itu hanyalah  settingan  kuya semata.
Kalau begitu berarti hipnosis tidak bisa digunakan untuk mengetahui kejujuran seseorang dong? 

Tentu bisa hehehe
***

Teknik ini saya lakukan di sela sela hypno-motivation menghadapi UN di sebuah SMAN kota Bogor. Ketika break makan siang ada permintaan dari salah satu siswi untuk mengetahui apakah salah satu siswa di sana menyukainya. Siswi itu menyukai siswa bersangkutan namun karena pendiamnya si siswa sehingga sang siswi  tidak pernah tahu perasaan siswa tadi.  

Setelah melakukan tes sugestivitas, singkat cerita siswa tadi memasuki kondisi hipnosa. Saya kemudian memberikan sugesti bahwa ketika dia terbangun nanti dia akan menjawab semua pertanyaan  saya. Karena saya paham dengan sifat PBS yang akan selalu melindungi dirinya, maka saya ijinkan dia untuk berbohong. Kapanpun dia mau, dia bisa berkata jujur atau bohong. Namun ketika dia berbohong maka sekujur badannya akan terasa gatal. Ketika dia berkata jujur maka dirinya akan merasa nyaman.

Saya sudah siapkan tiga orang siswi termasuk yang minta tolong pada saya. Ketika siswa tadi saya bangunkan kemudian saya tanya apakah dia menyukai siswi-siswi yang saya tunjuk. Ketika saya tunjuk siswi pertama dan kedua, dia mengatakan tidak dan dia merasa nyaman saja. Namun ketika saya tunjuk ke siswi yang minta tolong, dengan tergagap dia menjawab tidak dan keanehan terjadi. Dia menggaruk garuk sekujur tubuhnya.
Artinya dia berbohong.  Artinya sebenarnya dia menyukai siswi tadi. 

Kenapa hal ini bisa terjadi? Bukankah ulasan di atas tadi mengatakan bahwa meski dalam kondisi hipnosa seseorang tetap bisa berbohong? Ya, itu betul. Namun manusia hanya mampu membohongi orang lain.

Pada dasarnya manusia tidak bisa membohongi  diri mereka sendiri. Mulut mereka mengatakan tidak, namun hatinya mengatakan YA. Saya bisa berbohong, namun AKU menyadari kebohongan itu maka sugesti langsung bereaksi. Gatal sekujur tubuhnya.
Teknik ini kemudian saya beri nama *Lie Detector* technic.

Kalau begitu apakah teknik ini bisa digunakan untuk mengetahui anak yang berbohong, atau suami yang selingkuh? Mau tahu saja atau mau tahu banget?

Kalau mau tahu banget ya tinggal mendaftarkan diri Anda dalam Workshop  Find The Hypnotist in YOU!   yang rutin saya lakukan di Cafe Therapy Bogor. 

Selain lie detector technic, Anda juga akan belajar  hypno sex, hypno stage, Forgiveness therapy dan  masih banyak teknik lagi.

Buruan hubungi Hari Dewanto di nomor 08179039372



Tabik
- haridewa -

No comments:

Artikel Unggulan

"Liatin Duitnye Tong!"

Moment tujuhbelasan seperti sekarang ini selalu meninggalkan kesan yang mendalam kepada kita yang mampu mensyukuri kemerdekaan bangsa ini. B...