POSTINGAN POPULER

Monday, October 24, 2016

Nafkah Bathin

Saudaraku, jangan salah sangka dengan judul catatan ini. Saya mmg akan berbagi nafkah bathin namun bukan nafkah bathin seperti yg biasa diberikan suami kepada istrinya. Nafkah bathin ini diperlukan oleh kita semua terutama yg sedang galau.
Silakan cari tempat yg tenang kemudian Anda bisa duduk bersandar atau berbaring. Relaksasikan semua anggota tubuh Anda mulai dari kepala sampai telapak kaki. Tarik nafas dalam dan pelan. Hembuskan pelan juga dari mulut Anda. Selanjutnya letakkan tangan kanan Anda di jantung Anda.
Berikutnya baca pelan saja sugesti di bawah ini:
 
Tarik Nafas Panjang. Aku sayang pada diriku sendiri. Yang berlalu biarlah berlalu. Masa depan lebih penting. Hai diriku, tetaplah tersenyum. Tetaplah bahagia. Aku melihat diriku yang ceria itu. Aku melihat diriku yang bahagia itu. Itulah diriku yang sesungguhnya. Aku ingin kembali. Kemanakah aku selama ini? Aku sangat berharga. Aku ini diinginkan Tuhan. Masa depanku penting. Keluargaku penting. Hidupku ini sangat penting. Hal-hal yang tidak penting tidak boleh mengganggu aku. Perasaan-perasaan tidak berharga aku letakkan, aku tinggalkan. (tarik nafas panjang).
 
Demi kebahagiaanku, demi ketenangan hidupku, aku ikhlaskan masa laluku. Bukan aku kalau tidak lkhlas. Aku letakkan. Aku lepaskan agar ringan langkahku. Agar sehat badanku. Agar indah masa depanku.
 
Ya Tuhan mudahkanlah bahagiaku semudah nafasku.
 
Hai diriku, tetaplah tersenyum, tetaplah bahagia.  (Tarik nafas panjang)
 
Akhiri proses ini dengan mengucapkan hamdalah. Insya Allah perasaan galau Anda sudah berkurang atau bahkan hilang sama sekali.
 
Tabik
-haridewa-
Jumat Berkah
19 Desember 2014

Klik Kanan

Laqod  kholaqnal insaana fii ahsani taqwiim. (Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, sesempurna-sempurnanya. QS At Tiin: 4). Dari ayat tersebut kita seharusnya menyadari bahwa di antara semua ciptaan Allah yang ada di jagad raya ini  manusialah yang mendapatkan hak prerogatif Allah untuk diciptakan secara khusus. Menjadi masterpiece.  
 
Satu hal yang membuat kita menjadi masterpiece dan membedakan kita dengan makhluk lain adalah kebebasan kita untuk MEMILIH. Sesederhana itu? Siapa bilang kebebasan untuk memilih adalah hal yang sederhana? Baiklah, mari kita telaah lebih dalam lagi hak istimewa kita ini satu persatu. Ketika mempelajari ilmu biologi beberapa waktu yang lalu tentunya kita mengenal klasifikasi hewan berdasarkan makanannya. Ada herbivora, yaitu hewan yang hanya memakan tumbuhan. Karnivora adalah hewan yang hanya memakan daging. Dan ada juga hewan yang bisa makan keduanya, yang kita kenal sebagai omnivora. Hewan herbivora, kambing misalnya, tidak pernah bisa memilih makanannya kecuali dedaunan. Para karnivora, harimau contohnya juga tidak mungkin mengkonsumsi jenis makanan kecuali dedagingan. Bahkan untuk kelompok omnivora semacam luwakpun tetap tidak memiliki pilihan makanan kecuali yang telah disediakan alam. Hanya manusia yang memiliki kebebasan untuk memakan apapun yang mereka inginkan. Dedaunan, biji-bijian, daging, roti, bahkan kadang semen dan aspalpun dimakan. Hehehe untuk dua benda terakhir itu hanya mampu dimakan oleh orang serakah saja. Maka kalau mau dikelompokkan, manusia bisa disebut dalam kaum vestavora hehehe.
 
Coba kita masuk ke ranah yang sedikit religius. Malaikat tidak akan pernah mampu melakukan kejahatan. Jangankan kejahatan, memilih pasangan hiduppun mereka tidak diberi hak. Tugas mereka hanyalah menuruti perintah Allah. Sebaliknya, pernahkah Anda mendengar cerita iblis atau syaitan yang berbuat kebaikan? Tentunya tidak bukan? Ya, karena iblis dan syaitan memang telah bersumpah untuk selalu menyesatkan jalan anak cucu Adam sampai kiamat menjelang. Walhasil tempat merekapun telah ditetapkan. Malaikat di surga dan iblis di neraka. Bagaimana dengan kita, manusia? Ah, saya yakin Anda bisa menjawab sendiri pertanyaan sederhana ini.
 
Sahabatku, ketika kita sudah mengetahui bahwa kekuatan terbesar manusia adalah kemampuannya untuk memilih tadi, maka pertanyaan besarnya adalah, sudahkah kita memilih segala sesuatu yang akan membuat kita benar-benar menjadi makhluk yang sempurna. Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan telepon dari teman yang sudah lama tidak bertemu. Setelah saling menyapa dan menanyakan kabar masing-masing, akhirnya teman saya tadi mengutarakan maksudnya. Dia menanyakan apakah NLP dan atau hipnosis bisa disalahgunakan untuk tujuan yang kurang mulia. Mungkinkah sebuah sugesti negatif bisa ditanamkan meski tanpa keinginan kita. Intinya adalah dia justru merasa galau setelah mengalami sebuah proses terapi NLP/hipnosis. Dia merasa sugesti yang diberikan terapisnya agak aneh, sedikit kurang ajar dan tidak pada tempatnya.
 
Dengan seksama saya dengarkan segala ke-‘galau’-annya, kemudian saya ceritakan kekuatan terbesar manusia seperti yang sudah saya tuliskan di atas. Saya juga lakukan sedikit edukasi mengenai proses hipnosis yang saya analogikan sebagai mobil pinjaman. Lebih jelasnya  adalah ketika seseorang minta dilakukan terapi hipnosis (hypnotherapy) maka pikirannya diibaratkan setir mobil yang kemudian dia pinjamkan kepada sang terapis. Karena kursi kemudi di dalam mobil sekarang diduduki sang terapis, maka posisi klien berada di samping terapis tadi. Meskipun kemudi mobil dipegang orang lain, namun ketika dia mengemudikan mobil klien dengan ugal-ugalan dan kecepatan yang sangat tinggi sehingga akan membahayakan klien, apakah kira-kira klien tersebut akan diam saja, atau memprotesnya, atau bahkan memintanya untuk menghentikan mobil tersebut? Ah, saya yakin untuk pertanyaan sederhana inipun, Anda akan bisa menjawabnya sendiri. Artinya apa? Ya, kita semua selalu memiliki pilihan-pilihan.
 
Kembali ke masalah teman saya tadi yang merasa mendapat sugesti negatif dan tidak mampu menolaknya. Maka setelah saya lakukan sedikit edukasi tadi, saya biarkan dia menyimpulkan sendiri apa yang sedang dialaminya. Beberapa saat kemudian dia berkata, “Berarti aku punya pilihan untuk menerima atau mengabaikan sugestinya tadi ya?”. “Absolutely...!”, jawab saya. “Yang perlu aku lakukan tinggal ‘klik kanan’ dan menentukan pilihan yang terbaik untukku?”, timpalnya lagi. “Betul sekali my friend, sesuai dengan khittah kita yaitu fii ahsani taqwiim, maka kita selalu bisa memilih hal yang terbaik untuk diri kita.” Singkat cerita teman saya tadi berhasil melepaskan dirinya dari kegalauannya justru dengan teknik yang diciptakannya sendiri tanpa sengaja, yaitu ‘klik kanan’
 
Sahabatku, Anda tentunya familier dengan teknologi yang mendukung pekerjaan kita yaitu laptop dan asesorinya. Salah satu alat bantu yang paling sering digunakan oleh pengguna laptop adalah mouse. Mouse merupakan salah satu perangkat keras (hardware) komputer yang berfungsi sebagai peralatan masukan (input) pada komputer. Di input device mouse ini terdapat Klik Kiri, Klik Kanan, dan Scroll yang memiliki fungsi berbeda-beda, yaitu : Klik Kiri memiliki fungsi untuk memilih menu dan membuka program dengan cara Double Klik. Klik Kanan memiliki fungsi untuk membuka menu options (pilihan) dan untuk memilih menu lainnya. Pada kesempatan yang baik ini, sekalian saya akan berbagi tentang teknik klik kanan ini.
Suatu saat nanti ketika Anda merasa ‘galau’ entah karena masalah apapun, ingatlah bahwa Anda selalu punya pilihan.Sebelum menentukan pilihan, maka ambillah pause dulu sejenak. Tarik nafas pelan saja sampai nafas Anda habis, keluarkan pelahanImajinasikan Anda sedang memegang mouse, dan di depan Anda terdapat layar yang besar.Kemudian klik kanan pada mouse tadi sehingga terbuka sebuah combo box dengan beberapa pilihan pada layar (silakan imajinasikan apa saja pilihan yang tersedia)Tanpa harus terburu waktu, perhatikan semua options yang ada di layar tersebut. Tarik nafas lagi, kemudian scroll ke bawah dan ke atas, stop sejenak pada setiap pilihan yang ada, imajinasikan apa yang bakal Anda rasakan pada setiap pilihan tadi.Pada pilihan yang membuat perasaan Anda paling nyaman, segera klik kiri. Bersamaan dengan klik kiri tadi perkuatlah perasaan nyaman Anda tadi dengan melakukan kalibrasi.Anggap saja setiap satu kali Anda menekan klik kiri, maka rasa nyaman tadi akan meningkat 10 kali lipat. Lakukanlah klik kiri selanjutnya sampai Anda merasa benar-benar nyaman dan terlepas dari rasa ‘galau’ itu.
Sahabatku, demikianlah karena kita sudah diciptakan sebagai masterpiece Tuhan, maka berperilakulah layaknya seorang masterpiece. Ingat, Anda selalu punya pilhan untuk berbahagia, pilihan untuk merasa sukses, dan pilihan untuk menjadi rahmatan lil alamin.
Pilihan untuk menjadi rahmat bagi alam semesta beserta isinya. Amin.
 
Ps: thanks to my friend who show me the way to write this article

9 Desember 2014
Tabik
-haridewa-

SlimTalk

SlimTalk
‘A simple Talk to get Slimmer’
 

 
Kerapkali proses untuk memeroleh tubuh ideal menjadi hal yang menyiksa. Masuk ruang operasi, “berteman” dengan jarum suntik, sedot lemak, akupuntur, hingga menyetop makanan yang disukai. Tapi kini ada cara nyaman, alami dan sehat untuk menurunkan berat badan, yaitu dengan menggunakan pendekatan hipnosis. Sebenarnya teknik ini sudah dikembangkan sejak beberapa dekade yang lalu oleh pakar hipnosis baik di luar maupun dalam negeri. Beberapa pakar pemberdayaan pikiran nusantara yang telah terbukti berhasil mempraktekkan metode ini adalah Juli Triharto dengan brand HypnoLangsing dan Adi W Gunawan dengan hypno-slimming nya. Sudah ribuan orang yang terbukti berhasil mendapatkan kondisi tubuh yang ideal berkat pendekatan hipnosis ini. Nyatanya program hipnolangsing dan hypnoslimming masih terus dibanjiri peminat sampai sekarang.
Tanpa berniat bersaing dengan para pendahulu tadi, justru dengan mengadopsi beberapa keunggulan program mereka, maka saya mencoba menyusun sebuah program baru yang saya sebut dengan SLIMTALK
 
Lapar Fisik dan Lapar Emosional
Sebenarnya yang menentukan body size seseorang adalah pikirannya sendiri (mindset). Kebiasaan (habit) seseorang, disadari atau tidak, telah mengubah perilaku yang membuatnya menjadi overweight. Gaya hidup seperti jarang bergerak/kurang aktivitas karena terlalu bergantung pada mesin dan pola makan tidak sehat menjadi faktor penyebab obesitas, dimana seseorang kehilangan kesadaran akan sinyal tubuh sendiri.
 
Nah, kebanyakan orang sulit membedakan antara lapar fisik dan lapar emosi. Lapar fisik ditandai tubuh perlu asupan (intake) dan biasanya datang secara pelan-pelan. Ketika tubuh dalam keadaan rileks cenderung lebih mudah mendeteksi lapar fisik.
Sedangkan lapar emosional adalah lapar yang di-drive karena faktor emosi, indrawi, mood, yang muncul secara tiba-tiba. Seperti ketika melihat orang yang sedang makan, tiba-tiba lapar atau mencium bau makanan langsung timbul rasa lapar.
Akibatnya orang makan berlebih. Pada kasus lapar emosi, intake lebih banyak daripada output sehingga kelebihan cadangan makanan yang akan disimpan dalam bentuk lemak, inilah penjelasan paling rasional kenapa kebanyakan orang sulit menjaga kondisi ideal tubuhnya. Bahkan dalam beberapa kasus mood and food senantiasa terkoneksi. Ketika marah atau terlalu sedih, beberapa orang cenderung makan lebih banyak tanpa memerdulikan sinyal tubuh lagi. Atau dalam kondisi macet di jalan raya kita cenderung ngemil dengan alasan untuk menghindarkan stress. Alhasil kembali lagi sinyal tubuh kita abaikan. Intake menjadi lebih besar daripada output, maka timbunan lemakpun mulai terbentuk.
 
Fokus Pada Kondisi Ideal Yang Diinginkan
Berbeda dengan program-program diet yang senantiasa berfokus pada berat badan, maka program ini lebih berfokus pada kondisi tubuh ideal seperti apa yang diinginkan. Kenapa begitu? Berat badan satu dan lain orang akan sangat berbeda dalam perwujudan fisiknya. Semua itu tergantung pada konstanta penyertanya yaitu tinggi badan. Maka kita perlu memahami cara mengukur berat tubuh ideal. Untuk mengetahui batas berat tubuh ideal bisa digunakan Body Mass Index (BMI) dengan rumus berikut:
 
Body Mass Index = BB (kg) / TB2 (M)
 
BB adalah berat tubuh dalam satuan kilogram
TB adalah tinggi badan dalam satuan meter.
 
Batas berat tubuh ideal adalah antara angka 18 (delapan belas) hingga 25 (duapuluh lima), bila angka berat badan dalam kilogram, dibagi dengan angka pangkat dua dari tinggi badan dalam meter. Pergeseran berat badan dalam rentang angka BMI 18 sampai 25 adalah wajar wajar saja; tidak perlu dirisaukan.
Misalnya tinggi anda 150 cm ( 1,5 mtr) dan berat tubuh anda 54 kg. Maka dengan menggunakan BMI didapatkan angka:
 
Body Mass Index             =             BB (kg)/ TB2 (M)
                                                =             54 / 1,52
                                                =             24
Berarti berat tubuh anda masih dalam kategori wajar karena masih dalam rentang antara 18 hingga 25.
 
Cara Kerja Hypnosis
Pada dasarnya manusia memiliki watak dualisme dan kontradiktif. Semua orang ingin kaya, namun mereka tidak mau kerja keras. Mereka ingin sehat tapi malas olah raga. Kita semua ingin selalu makan enak, tapi tidak mau obesitas. Dan ketika tubuh Anda mulai mengalami obesitas, sebenarnya itu juga bukan salah Anda kok. Hanya saja bawah sadar Anda yang membuat Anda berwatak dualisme dan kontradiktif tadi yang perlu diedukasi ulang.
 
Caranya bagaimana? Many ways lead to rome, namun cara yang paling cepat dan powerful adalah hipnosis. Melalui hypnosis diharapkan kebiasaan buruk tersebut dapat diubah. Hypnosis  adalah metode mengubah berbagai habit (kebiasaan) yang disadari atau tidak disadari, salah satunya adalah perilaku yang menyebabkan overweight (obesitas) dengan mengubah mindset (pola pikir) yang terdapat dalam pikiran bawah sadar Anda.
Perlu kemauan pikiran bawah sadar untuk mengimajinasikan tubuh ideal yang ingin dicapai dan menyimpan memori tersebut di pikiran bawah sadar sebagai target pribadi.  Hypnosis  diawali dengan proses induksi atau mengarahkan gelombang otak dari beta ke alfa/teta, atau dengan bahasa umum agar kita berada dalam kondisi yang sangat rilleks. Dalam kondisi ini semua sugesti akan sangat mudah dimasukkan.   Dalam kondisi bawah sadar ini pikiran tidak mampu lagi membedakan antara imajinasi dan realitas. Maka apapun yang disugestikan serta merta akan diwujudkan oleh tubuh kita.
 
(Contoh: Coba Anda tarik nafas sejenak, biarkan diri Anda merasa tenang. Kemudian bayangkan di tangan kiri Anda terdapat sebuah lemon segar. Bayangkan tetesan air yang masih menempel di kulit lemon tadi. Sekarang tangan kanan Anda memegang pisau yang sangat tajam. Belahlah lemon tadi menjadi dua, dan ambil sepotong lemon terus dekatkan ke hidung Anda. Rasakan bau segar lemon di hidung Anda, kalau perlu coba cicipi setetes saja air lemon tadi. Dan sekarang rasakan betapa asam dan kecutnya tetesan tadi. Hmmmm, saya tahu bahwa Anda sudah mengalami hipersaliva alias berkumpulnya air liur di mulut Anda sekarang. Meski lemon tadi hanya imajinasi, namun tubuh Anda merespon seolah-olah lemon itu benar-benar nyata).
 
Lama proses ini berkisar antara 15-30 menit, tergantung pada kemudahan klien mengikuti pesan-pesan induksi dan sugesti dari terapisnya. Sedikitnya dalam 21 hari kalimat atau sugesti positif tersebut sudah menetap dalam pikiran.
Ketika di rumah, Anda dapat melakukan self-relaxation dengan menggunakan rekaman audio, alphamatic brainwave, untuk memengaruhi gelombang otak agar otak menurunkan gelombangnya dari beta ke alfa. Tujuannya mengistirahatkan faktor kritis tubuh agar tubuh rileks sehingga kalimat atau sugesti positif apapun dapat diterima oleh   alam bawah sadar.
 
Anda dapat mensugesti diri Anda sendiri (auto suggestion) seperti tentang persepsi tubuh, konsep diri, konsep makanan atau kebiasaan sehat yang dapat dimasukkan saat melakukan self relaxation dengan hanya mendengarkan melalui CD saja, tanpa terapis.
Konsep self-relaxation di antaranya:Anda harus tahu benar tujuan ingin langsing, apa yang benar-benar diinginkan  diri Anda, bukan karena pengaruh orang lain.Ketika sudah relaksasi, bayangkan body image dan ciptakan. Anda akan belajar untuk dapat memvisualisasikan diri ingin menjadi bentuk seperti apa. Bayangkan gambar yang diinginkan. Jika  langsing ingin seperti apa. Kalau sudah tahu gambarannya, cobalah untuk masuk ke dalam visual yang dibayangkan tadi dan rasakan bahwa inilah tubuh AndaRasakan bahagia dan senangnya menjadi langsing. Mengisi perasaan tersebut seolah-olah diri Anda masuk ke dalam body image tersebut. Hal ini yang penting untuk ditanamkan dalam pikiran bawah sadar. Supaya Anda mudah menemukan tujuan  menjadi langsing.Bangga menjadi diri sendiri, dan senantiasa mensyukuri karunia yang telah diberikan Allah kepada Anda. Dan ketika kondisi ini berlangsung secara konsisten maka akhirnya akan muncul efek samping yaitu bersinarnya innerbeauty Anda.
Autosugesti dapat dilakukan ketika bangun tidur di pagi hari. Dan paling baik pada malam hari menjelang tidur karena secara natural menurunkan gelombang otak sehingga sugesti apapun akan melekat kuat di pikiran bawah sadar. Pada saat tidur terjadi proses metabolisme sel untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak. “Self relaxation di rumah cukup dua kali sehari selama 30 – 45 menit,”
 
Be, Do, Have
Sudah banyak pihak yang membahas rumus ini. Mungkin suatu saat Anda akan menemukannya dalam sebuah artikel, seminar atau bahkan sebuah pelatihan. Namun tidak mengapa, saya akan membahasnya dari sudut pandang saya, yaitu sudut pandang SlimTalk. Dalam pencapaian sebuah dream memang tiga kata kunci ini tidak bisa kita nafikan begitu saja. Secara berurutan, saya akan mengulas masing-masing key word ini :
 
1. BE
Arti harfiahnya adalah menjadi. Ya, kita dituntut untuk menjadi sesuatu dulu atau memiliki watak tertentu agar mampu mewujudkan kondisi ideal yang kita inginkan. Maka seperti yang sudah diulas diatas, tujuan dari program ini bukan angka di timbangan, melainkan kondisi ideal seperti apa yang Anda inginkan.   
 
2. DO
Arti harfiahnya adalah melakukan. Ya, setelah berhasil memvisualisasikan kondisi ideal yang Anda inginkan,  tentunya Anda harus melakukan sesuatu yang sejalan dengan BE tadi. Karena tanpa DO, maka BE hanyalah akan menjadi impian kosong belaka.
 
3. HAVE
Arti harfiahnya adalah memiliki. Have adalah inti dari dream kita. Have hanya bisa diraih dengan BE dan DO. Bahkan motivator nomor satu Indonesia, Bapak Andre Wongso mempunyai rumus BE x DO = HAVE. Ada sebuah kata bijak yang mengatakan bahwa 90 % orang tidak dapat mencapai goalnya bukan karena tidak memiliki kemampuan tapi karena tidak mempunyai tujuan yang jelas atau dream tentang kesuksesan tersebut.
Meskipun urutan pelaksanaannya adalah Be -->Do -->Have, namun dalam  perumusan dream, urutannya harus kita balik menjadi Have-->Do-->Be. Maksudnya adalah, tentukan have atau dream Anda dulu, kemudian lakukan sesuatu agar dream Anda terwujud. Dan agar Do Anda lebih powerful, maka Anda harus memaksa diri Anda untuk menjadi sesuatu (Be) yang powerful pula.
Perhatikan diagram di bawah ini :
 

 
Diagram di atas kita baca sebagai berikut:
 
A. Dream (Have) kita menjadi langsing, yang juga sehat dan bahagia. Maka dengan semua kebaikan yang didapatkan ini akan muncullah inner beauty kita.
B. Agar bisa mendapatkan kondisi ideal seperti itu maka kita perlu melakukan tindakan, alias turun tangan bukan sekedar urun angan saja. Nah, dalam SlimTalk juga dikenal lima jurus sakti yang mesti dipatuhi.Hanya mulai makan saat lapar fisik. Ada sebuah cara yang sangat sederhana untuk membedakan antara lapar fisik dan lapar emosional. Ketika Anda merasa tiba-tiba lapar, entah karena alasan apapun, cobalah untuk mengambil segelas air (usahakan yang hangat atau kalau tidak yang netral, hindarkan air es) atau sekitar 200 ml, kemudian minum sampai habis air tersebut dan tunggu sekitar 5 menit. Kalau setelah 10 menit perasaan lapar itu masih ada, maka itulah lapar fisik.Makan apapun yang ingin dimakan, tapi tetap memilih jenis makanan sehat. Cara paling mudah menyiapkan makanan sehat, tanpa harus repot menakar kadar kalori adalah sebagai berikut. Ketika Anda sudah memegang sebuah piring, maka buatlah garis imajiner yang membagi piring tadi menjadi 2 bagian. Setengah bagian langsung diisi dengan sayuran. Setengah bagian lainnya dibagi dua lagi, berarti seperempat piring diisi nasi, dan seperempat lainnya diisi dengan lauk.Makan dengan sadar. Khusus jurus ketiga ini akan saya uraikan lagi menjadi beberapa langkah, agar lebih mudah melakukannya:a. Lakukan ritual doa dengan benar. Berdiam sejenak di depan piring Anda, kemudian bacakanlah doanya. Dalam Islam doanya adalah seperti ini: Yaa Allah, berkatilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka. Maknailah setiap kata yang Anda ucapkan, bukan sekedar lewat mulut dan menguap di telinga Anda. Bahasa adalah titik sentral bagi penentu state, alias kondisi pikiran-perasaan yang kita alami. Ubah bahasanya, state pun berubah. Katakan sesuatu yang baik, state pun menjadi baik. Katakan sesuatu yang buruk, state pun menyesuaikan. Tidak mengherankan, orang-orang sukses adalah mereka yang punya tabungan kosa kata baik lebih banyak daripada mereka yang sengsara. Dan, orang-orang biasa serta orang-orang gagal adalah mereka yang pakar dalam mengumpulkan kosa kata negatif. State, pada akhirnya akan menjadi penentu perilaku yang akan kita munculkan. Maka, kunci memunculkan perilaku yang baik adalah memunculkan state yang positif, yang kuncinya adalah memprogramkan bahasa yang positif. Dan, bukankah manusia dinilai dari apa yang ia lakukan? Maka bisa dikatakan, letak kesuksesan adalah pada kata-kata yang kita programkan pada diri kita setiap saat. Maka inilah alasan mengapa agama   mengajarkan begitu banyak doa   kepada manusia. Doa sebelum makan, sesudah makan, mau tidur, bangun tidur, mau buang air, mau keluar rumah, mau naik kendaraan, mau bekerja, mau berbicara di depan umum, dan seterusnya. Inilah sebenarnya maknanya. Ia tidak sekedar doa, yang dijalankan sebagai sebuah sunnah. Ia adalah sebuah cara yang diberikan Tuhan, agar manusia senantiasa berbuat baik. Bukankah kata-kata menjadi penentu state, dan state adalah penentu perilaku? Dan bukankah tidak ada kata-kata yang lebih mulia daripada yang diajarkan oleh Tuhan melalui Nabi-Nya? Maka mengucapkan doa sebelum makan, sejatinya adalah memunculkan state yang tepat untuk makan, sehingga memunculkan perilaku makan yang sehat dan bermanfaat bagi diri kita.
 b. Pilih makanan yang paling Anda  inginkan lebih dahulu,c. Suapkan ke mulut Anda sesuai dengan takaran mulut Anda dan letakkan sendok garpu di piring kalau Anda menggunakan sendok garpu, atau biarkan tangan Anda diam di piring ketika Anda menyuap menggunakan tangand. Lalu kunyah secara perlahan, rasakan tekstur, suhu, dan perubahan rasa. Nikmatilah semua sensasi makanan yang sedang Anda kunyah tadi. Dengan cara ini maka rasa syukur kita akan bertambah-tambah saja adanya. Betapa Allah telah memberikan kita kesehatan, sehingga kita masih mampu menikmati makanan ini. Dan Allah telah berjanji, barangsiapa yang bersyukur maka akan ditambahkan nikmatNya.e.Telan jika menurut Anda sudah dikunyah dengan cukup, tidak perlu menghitung sampai 32 kali. Dengan cara ini maka zat-zat makanan yang dibutuhkan tubuh akan diserap dengan sempurna, sehingga membantu mempercepat metabolisme tubuh Anda.f.  Jangan buru-buru ambil sendok garpu, rasakan makanan ini masuk ke lambung, dan tanyakan kepada diri Anda, apakah sudah mulai netral?
 
4. Berhenti makan saat netral. Netral adalah kondisi dua tingkat di bawah kenyang. Saat lapar sudah hilang tapi belum kenyang. Orang jawa bilang ‘tuwuk’ atau puas. Ini adalah kondisi seperti yang dikatakan Nabi Muhammad saw bahwa sediakanlah tempat di perut kita sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiganya lagi untuk udara. Dengan rajin melatih ke-3 jurus di atas, maka tubuh akan terbiasa merasakan netral, dan segera mengirimkan sinyal ketika kondisi netral sudah tercapai.
 
5. Move more. Menambah jumlah langkah tiap hari. Meningkatkan aktivitas fisik dengan sukarela dan menyenangkan seperti berjalan cepat minimal 30 menit sehari, jalan kaki keliling kompleks minimal 10 ribu langkah, naik tangga, atau olahraga seperti aerobik dan berenang 20 menit yang dapat membakar 150 kalori. Selama ini kendala terbesar dalam program diet adalah rasa malas dalam melakukan olah raga. Banyak orang yang setuju bahwa olah raga adalah aktivitas yang menyehatkan, namun banyak pula yang selalu beralasan bahwa mereka tidak memiliki waktu untuk berolahraga di sela-sela aktivitas hidupnya yang sudah sangat padat. Sebenarnya tidak ada kata ‘tidak ada waktu’, yang ada hanyalah kita belum menganggap hal itu ‘PENTING!’. Contoh sederhana, meski Anda bangun kesiangan, dan buru-buru berangkat ke kantor Anda pasti tetap menyempatkan untuk mandi dan berdandan meski ala kadarnya. Jelas-jelas waktu sudah tidak ada, namun kenapa Anda tetap mandi? Karena bagi Anda mandi adalah sebuah hal yang penting! Dengan menyadari bahwa Anda perlu move more alias bergerak lebih (bukan berniat berolah raga), dan bergerak yang paling sederhana adalah melangkahkan kaki, maka niatkanlah untuk selalu menambahkan jumlah langkah kaki Anda setiap hari. Anggaplah hal ini PENTING!. Kalau dulu driver Anda menurunkan Anda harus mendekati pintu masuk kantor, maka Anda bisa mulai dengan turun di tempat yang memerlukan jumlah langkah kaki lebih. Kalau dulu , Anda selalu tergantung pada lift atau eskalator, maka cobalah untuk menaiki tangga kalau memang hanya turun atau naik 1 atau 2 lantai saja. Kalau dulu untuk pergi ke warung atau ruko yang hanya berjarak seratus atau duaratus meter saja Anda harus mengendarai motor atau bahkan mobil, maka biasakanlah untuk berjalan kaki ke sana. Selain sehat juga akan menghemat bbm yang kian lama kian melangit harganya itu.
 
C. Nah, untuk bisa istiqomah dalam melakukan lima jurus sakti itu maka diperlukan sifat-sifat unggulan dalam diri kita. Inilah Be yang kita perlukan, seperti tawadhu, konsisten, disiplin, komitmen, rajin  dll.
Well, setelah Anda selesai merumuskan dream (have) Anda, dan berhasil membuat diagram seperti contoh di atas, mulailah melaksanakannya dengan urutan Be-->Do-->Have lagi.
Kembali ke rumus Andre Wongso, kita bisa melihat bahwa unsur Be dan Do di sini mempunyai fungsi yang sangat krusial, karena keduanya merupakan factor pengali. Tidak peduli berapa banyak have/dream Anda, kalau Be dan Do nya tidak ada, maka Anda juga hanya akan mendapatkan hasil nol besar. Sebaliknya meski dream Anda cuma satu, namun Do Anda lebih dari satu, maka Anda tinggal mengalikan saja hasilnya. Dan ada satu factor yang akan mempercepat tercapainya have/dream Anda, yaitu memperkuat Be Anda, karena Be adalah mindset Anda. Be adalah state of mind Anda.
 
Virus dan Anti Virus
Dalam dunia kedokteran dan biologi virus dikenal sebagai mahluk parasit yang bisa menyebabkan penyakit tertentu kepada manusia. Di dunia komputer virus juga dikenal dengan efek yang nyaris sama, yaitu mengganggu ‘kesehatan’ komputer itu sendiri. Untuk menangkalnya tentunya diperlukan anti virus. Ternyata pikiran manusiapun bisa diserang oleh ‘virus-virus pikiran’. Sebuah kata (baik diucapkan maupun tidak)  yang selama ini kita fokuskan  akan menjadi kenyataan. Kita inginkan ataupun tidak! Saya yakin pada dasarnya semua orang mempunyai niat baik ketika melakukan suatu tindakan. Masalahnya adalah terlalu sering kita terpengaruh oleh kata-kata yang sebenarnya tidak perlu kita dengar. Menurut Ust. Samsul Arifin dalam bukunya ‘27 Jurus Jitu Meraih Impian’, kata-kata negative ini berada di antara dua telinga kita. Beliau menyebutnya sebagai little voice. Little voice ini bisa dengan tiba-tiba terlintas di benak kita, terpicu karena melihat, merasakan atau mendengar sesuatu. Atau di lain waktu bersumber dari orang lain yang sengaja mengatakannya kepada kita. Namun apapun itu wujudnya, ketika tidak kita tangkal maka little voice inilah yang di kemudian hari akan menjadi virus dan berpotensi mengganggu niatan baik yang sedang kita perjuangkan.
Little voice inilah yang menjelma menjadi virus pikiran. Maka untuk menagkalnyapun diperlukan sebuah program anti virus pikiran. Dalam SlimTalk, saya menggunakan teknik Instant Change Technique (ICT)-nya Pak Ariesandi untuk membekali klien dalam membentengi diri mereka menghadapi virus-virus pikiran yang kiranya bakal mengganggu program SlimTalk mereka. Dengan berbekal anti virus ini, maka sesi hipnosis yang saya lakukan cukup sekali pertemuan saja, untuk selanjutnya mereka akan menggunakan antivirus ketika diperlukan, selain tentunya mendengarkan audio CD yang saya sebut sebagai vitamin pikiran.
 
Tingkat Keberhasilan
Pada dasarnya tingkat keberhasilan program ini bergantung pada mindset dan disiplin. Yang utama alasan pasien untuk menjadi slimming adalah karena dirinya sendiri bukan karena orang lain. Untuk mencapai berat badan ideal yang diinginkan bergantung BMI (body mass index) masing-masing karena setiap orang BMInya berbeda. Tingkat kecepatan keberhasilan penurunan berat badan juga bergantung pada kombinasi makanan yang dikonsumsi, olahraga atau gym teratur. Hasilnya mulai terlihat antara 1 – 8 bulan bergantung BMI dan kombinasi tindakan lain.
 
Tertarik untuk mencoba?  
 
 
SLIMTALK
 
What you will get?Pre Talk -->Feel Good About Yourself And Boosting Your Self-EsteemProgressive Talk -->Happy, Beauty, Healthy and Slim Mindset ProgrammingSlim Talk
ü  Stop Emotional Eating & Craving
ü  Speed Up Metabolism
ü  Motivate to Move More
ü  Instant Change Technique -->Re-educate Subsconcious
Bonus: Audio CD Slim Talk
 

Sunday, October 23, 2016

Mental Creation

Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini selalu melalui dua proses penciptaan. Mental Creation dan physical creation.
Proses pertama yang terjadi di pikiran kita memiliki peran yang sangat penting dalam memudahkah kita mewujudkan proses selanjutnya.
Mari kita perhatikan lebih jauh bagaimana seorang arsitek tentu membuat sketsa sebelum membangun sebuah rumah, seorang sutradara akan membuat atau menyuruh orang lain menulis skenario sebelum membesut sebuah film. Bahkan dalam keseharian kita, meski cuma sesaat kreasi mental akan selalu mendahului kreasi fisik. Contoh ketika kita ingin makan sesuatu, tentu sudah terbayang makanan apa yang ingin kita nikmati. Begitu pula ketika kita mengendarai mobil atau motor. Di kepala kita tentu terbayang rute mana yang akan kita tempuh.
***
Kita mengenal kreasi mental ini sebagai imajinasi. Meski banyak orang yang sudah mengakui kehebatan sebuah imajinasi dalam mendukung kesuksesan, namun masih saja ada orang yang menafikannya. Dalam ngobrol santai mengenai Branding di Diga Park kemarin, dengan kerja sama bbrp kawan, saya berhasil membuktikan kehebatan mental creation ini.

Keajaiban pertama terjadi ketika saya berhasil menanamkan imajinasi mengenai Pak Harto di pikiran Kang Adhi Nugroho (Bos Setrika Areng Laundry).  Dari pengakuannya memang Kang Adhi mengidolakan Presiden Kedua RI tersebut. Maka ketika sosok Pak Harto berhasil tertanam di pikirannya, begitu membuka mata dan ditanya siapa namanya maka  Kang Adhi menjawab Suharto. Dan luar biasanya ketika ditanya apa bisnisnya, dia terlihat bingung dan tidak menjawab laundry! (Karena memang Pak Harto tidak pernah punya bisnis laundry 😊).

Keajaiban kedua terjadi ketika acara telah usai. Sambil menunggu beberes, saya berhasil memengaruhi MC siang itu yaitu Selviana Saefullohh. Saya tanyakan apa minuman favoritnya, dan dia menjawab green tea. Maka saya minta Selvi untuk menutup mata dan membayangkan greentea yang segar di pikirannya. Tak lebih dari satu menit dia melakukan hal tersebut dan ketika dia membuka mata maka aqua botol di depannya sudah menjadi greentea. Greentea McD katanya ☺.
***
Dalam dua kasus di atas, saya memang menggunakan teknik NLP dan hipnosis untuk memperkuat imajinasi kedua kawan tadi sehingga kejaiban terjadi dengan instant. Namun tanpa hipnosis pun kita tetap mampu menciptakan keajaiban kita sendiri, selama kita serius dalam membuat kreasi mental kita.

Sekali kita merencanakan dan mematrikan imajinasi dalam pikiran kita, fisik kita pun mulai mencari jalan bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita pikirkan.

Agar Anda lebih mudah memahami kekuatan imajinasi, berikut ada dua kisah nyata yang mewakilinya.

Pertama, kisah hidup Mayor James Nesmeth, seorang tentara yang gemar main golf. Dia begitu tergila-gila dengan golf. Tapi sayang sekali, sebelum menikmati kesempatan itu, dia ditugaskan ke Vietnam Utara.

Sungguh sial, saat di Vietnam dia ditangkap oleh tentara musuh dan dijebloskan ke penjara yang pengap dan sempit. Dia tidak diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan siapa pun. Situasi pengap, kosong, dan beku itu sungguh menjadi siksaan fisik dan mental yang meletihkan baginya.

Untungnya, Nesmeth sadar dirinya harus menjaga pikirannya agar tidak sinting. Dia mulai berlatih mental. Setiap hari, dengan imajinasinya, dia membayangkan dirinya berada di padang golf yang indah dan memainkan golf 18 hole. Dia berimajinasi secara detail. Dia melakukannya rata-rata empat jam sehari selama tujuh tahun.

Lantas, tujuh tahun kemudian, dia pun dibebaskan dari penjara. Luar biasanya saat dia mulai bermain golf kembali untuk pertama kalinya. Ternyata Mayor James Nesmeth mampu mengurangi rata-rata 20 pukulan dari permainannya dulu. Orang-orang pun bertanya kepada siapa dia berlatih.

Tentu saja, tidak dengan siapa pun. Yang jelas, dia hanya bermain dengan imajinasinya. Tetapi, ternyata itu berdampak pada hasil kemampuannya. Nah, inilah kekuatan imajinasi itu.
***

Kisah kedua adalah cerita tentang Tara Holland, seorang gadis yang bermimpi menjadi Miss America sejak kecil. Pada 1994, dia berusaha menjajaki menjadi Miss Florida. Sayangnya, dia hanya menyabet runner-up pertama. Tahun berikutnya dia mencoba, tapi lagi-lagi hanya di posisi yang sama. Hati kecilnya mulai membisikkan dirinya untuk berhenti.

Tapi, dia bangkit dan membulatkan tekadnya lagi. Dia pindah ke negara bagian lain, Kansas. Pada 1997, dia terpilih menjadi Miss Kansas. Dan di tahun yang sama, dia berhasil menjadi Miss America! Yang menarik, adalah saat Tara diwawancarai setelah kemenangannya, Tara menceritakan bagaimana dia sudah ingin menyerah setelah dua kali kalah di Florida.

Tapi, tekadnya sudah bulat. Selama beberapa tahun kemudian, dia membeli video dan semua bahan yang bisa dipelajari tentang Miss Pagent, Miss Universe, Miss America, dan sebagainya. Dia melihatnya berkali-kali. Setiap kali melihat para diva meraih penghargaan tertinggi, Tara membayangkan dirinyalah yang menjadi pemenangnya.

Satu lagi yang menarik dari wawancaranya adalah saat dia ditanya apakah dia merasa canggung saat berjalan di atas karpet merah. Dengan mantap, Tara Holland menjawab, “Tidak sama sekali. Anda mesti tahu saya sudah ribuan kali berjalan di atas panggung itu.”

Seorang reporter menyela dan bertanya bagaimana mungkin dia sudah berjalan ribuan kali di panggung, sementara dia baru pertama kalinya mengikuti kontes. Tara menjawab, “Saya sudah berjalan ribuan kali di panggung itu…dalam pikiran saya.”
***
Imajinasi adalah energi. Energi yang kalau diolah terus-menerus akan mewujud dalam apa yang kita imajinasikan itu.

Sahabatku, dalam kesempatan yang baik ini, saya akan berikan tips melatih imajinasi agar memiliki energi masksimal:

1. Cari tempat yang nyaman dan ambil posisi yang nyaman

2. Tarik nafas pelahan sampai Anda tidak mampu menarik nafas lagi. Hitung 3 kali, kemudian hembuskan secara pelahan juga. Lakukan 3 kali

3. Mulai gambarkan hal yang ingin Anda capai. Berikan sensasi yang jelas dan detail atas keinginan Anda tadi

4. Bayangkan dengan yakin bahwa keinginan Anda tadi sudah terjadi di dalam pikiran Anda. Dan nikmati perasaannya.

5. Ucapkan syukur di dalam hati dan nikmati lagi perasaannya.

Anda bisa mengulangi proses ini berkali-kali sampai fisik Anda bekerja sama untuk mewujudkan keinginan Anda tadi.

Selamat mencoba
Kalau Anda masih belum puas dengan tulisan ini, Anda boleh menghubungi saya di nomor 08179039372.

Saya akan share kepada Anda ilmu yang sangat powerful dalam Workshop Find The Hypnotist in YOU! yang akan dilakukan pada tanggal 19-20 November 2016 di Cafe Therapy Bogor

Tabik
- haridewa -

Monday, October 17, 2016

Lie Detector


Sebagai praktisi hipnosis maka sudah jamak saya mendapat pertanyaan apakah hipnosis bisa digunakan untuk melakukan interogasi. Atau pertanyaan bernada sejenis, apakah show hipnosis Uya Kuya itu aseli. Bukankah hiburan TV yang dipandu Uya Kuya tersebut menyajikan kondisi dimana orang yang dihipnotis  akan menceritakan semua hal yang ditanyakan. Bahkan dalam show itu pernah saya menyaksikan seorang suami yang mengakui bahwa dia berselingkuh padahal sang istri berada di sampingnya saat itu. Tentu pertanyaan yang muncul di benak Anda adalah apakah tayangan itu riil atau setting-an?
***


Sebelum saya jawab pertanyaan tadi, saya justru akan menjelaskan fenomena hipnosis yang sebenarnya. Seperti kita ketahui bersama bahwa pikiran manusia terbagi menjadi 2 yaitu: 

Pikiran Sadar (PS) dan Pikiran Bawah Sadar (PBS). PS bersifat sangat kritis dan senantiasa analitis. Informasi yang diterima susah masuk karena selalu dikritisi dulu. Ibarat  hard disk ,  memorinya  susah masuk dan gampang keluar.

Semantara  PBS bersifat fokus, rileks dan sugestif. Informasi apapun yang diterima dalam kondisi ini akan diterima sebagai sebuah kebenaran bahkan kenyataan. Memorinya gampang masuk dan susah keluar. Perbandingan porsi dominansi PS dan PBS adalah 12%:88%

Kondisi hipnosa adalah sebuah kondisi dimana seseorang sedang mengakses atau memasuki PBS-nya.  Dalam kondisi ini pikiran orang itu akan sangat sugestif sehingga seolah dia akan menuruti semua perintah penghipnosisnya. Namun satu hal yang jarang diketahui khayalak ramai adalah bahwa sugesti yang akan diikuti oleh suyet hanyalah sugesti yang sesuai dengan  belief system  (keyakinan dasar)-nya. Belief system inilah sebenarnya yang memiliki kekuatan sampai 88% dalam menentukan arah kehidupan seseorang.

Untuk lebih memudahkan pemahaman Anda, maka anggap saja di dalam tubuh kita ada 2 entitas, yaitu si Saya yang mewakili PS dan si AKU yang mewakili PBS. Dengan kekuatan dominan 88% maka kapanpun dibentrokkan selalu yang keluar sebagai pemenang adalah si AKU. Kenapa demikian? Ya karena tugas si AKU memang untuk melindungi seluruh tubuh dan pikiran kita.
***

Kembali ke Uya Kuya Show, berarti kalau AKU selalu menang, maka seharusnya ketika ditanya oleh Uya sang suami bisa berbohong dong? Jelas bisa. Justru akan BOHONG!  Kenapa? Karena AKU sadar kalau dia mengakui perselingkuhannya maka risiko yang dia hadapi sangatlah besar! Sama halnya dengan koruptor. Meski mereka dihipnosis kemudian diinterogasi maka mereka justru akan berbohong. Ya, karena mereka sadar kalau mengakui perbuatannya risikonya adalah penjara!  Artinya show Uya itu hanyalah  settingan  kuya semata.
Kalau begitu berarti hipnosis tidak bisa digunakan untuk mengetahui kejujuran seseorang dong? 

Tentu bisa hehehe
***

Teknik ini saya lakukan di sela sela hypno-motivation menghadapi UN di sebuah SMAN kota Bogor. Ketika break makan siang ada permintaan dari salah satu siswi untuk mengetahui apakah salah satu siswa di sana menyukainya. Siswi itu menyukai siswa bersangkutan namun karena pendiamnya si siswa sehingga sang siswi  tidak pernah tahu perasaan siswa tadi.  

Setelah melakukan tes sugestivitas, singkat cerita siswa tadi memasuki kondisi hipnosa. Saya kemudian memberikan sugesti bahwa ketika dia terbangun nanti dia akan menjawab semua pertanyaan  saya. Karena saya paham dengan sifat PBS yang akan selalu melindungi dirinya, maka saya ijinkan dia untuk berbohong. Kapanpun dia mau, dia bisa berkata jujur atau bohong. Namun ketika dia berbohong maka sekujur badannya akan terasa gatal. Ketika dia berkata jujur maka dirinya akan merasa nyaman.

Saya sudah siapkan tiga orang siswi termasuk yang minta tolong pada saya. Ketika siswa tadi saya bangunkan kemudian saya tanya apakah dia menyukai siswi-siswi yang saya tunjuk. Ketika saya tunjuk siswi pertama dan kedua, dia mengatakan tidak dan dia merasa nyaman saja. Namun ketika saya tunjuk ke siswi yang minta tolong, dengan tergagap dia menjawab tidak dan keanehan terjadi. Dia menggaruk garuk sekujur tubuhnya.
Artinya dia berbohong.  Artinya sebenarnya dia menyukai siswi tadi. 

Kenapa hal ini bisa terjadi? Bukankah ulasan di atas tadi mengatakan bahwa meski dalam kondisi hipnosa seseorang tetap bisa berbohong? Ya, itu betul. Namun manusia hanya mampu membohongi orang lain.

Pada dasarnya manusia tidak bisa membohongi  diri mereka sendiri. Mulut mereka mengatakan tidak, namun hatinya mengatakan YA. Saya bisa berbohong, namun AKU menyadari kebohongan itu maka sugesti langsung bereaksi. Gatal sekujur tubuhnya.
Teknik ini kemudian saya beri nama *Lie Detector* technic.

Kalau begitu apakah teknik ini bisa digunakan untuk mengetahui anak yang berbohong, atau suami yang selingkuh? Mau tahu saja atau mau tahu banget?

Kalau mau tahu banget ya tinggal mendaftarkan diri Anda dalam Workshop  Find The Hypnotist in YOU!   yang rutin saya lakukan di Cafe Therapy Bogor. 

Selain lie detector technic, Anda juga akan belajar  hypno sex, hypno stage, Forgiveness therapy dan  masih banyak teknik lagi.

Buruan hubungi Hari Dewanto di nomor 08179039372



Tabik
- haridewa -

Sunday, October 09, 2016

Mukidi Kena Batunya

Suatu hari Mukidi mengikuti workshop hypnotherapy, dan setelah merasa  menguasai semua tekniknya, dia berniat untuk praktek kepada istrinya yang terkenal sangat galak.  Ketika sampai rumah dengan lihai dia membuat istrinya tertidur. Mukidi kemudian memberikan sugesti sebagai berikut :

_'Mulai besok dan selanjutnya maka kamu akan menjadi istri yang menuruti semua perintahku. Bahkan ketika aku menikah lagi pun kamu akan ikhlas. Kalau mengerti anggukkan kepalamu'_

Dan istrinyapun mengangguk

'Berhasil' pikir Mukidi.

Semalaman Mukidi gelisah tidak sabar menunggu pagi. Pagi hari Mukidi memanggil istrinya, dan berikut dialog mereka:

Mukidi (M): 'Isteriku sayang, bikinin Bapak kopi dong'
Istri Mukidi (IM): 'Baik Pak' (Padahal sudah lama dia tidak mau melayani suaminya)

Dalam hati Mukidi berkata: 'Yes. Berhasil, aku mau tes satu hal lagi ah'.
M:'Bu, tolong pijitin kakiku ini dong'
IM:'Baik Pak' (kemudian dia langsung memijiti kaki Mukidi. Padahal sebelumnya mana mau dia melakukan hal itu)
M: 'Begini Bu, sudah lama kita menikah dan Bapak ini sebenarnya kasihan melihat kamu terlalu capek mengurus rumah.  Bagaimana kalau Bapak carikan kawan untuk kamu?'
IM: 'Maksudnya Bapak mau nyariin pembantu?'
M: 'Bukan pembantu Bu, tapi kawan yang juga bisa meringankan tugasmu sebagai istri' (dengan harap harap cemas)
Di luar dugaan inilah jawaban istri Mukidi: 'Ooo Bapak mau nikah lagi? Ya sudah silakan Pak, aku ikhlas yang penting Bapak senang'
M: 'Terima kasih Bu,  kamu memang istri yang cantik dan penuh pengertian. Jadi gimana kalau minggu depan Bapak nikahnya?'
IM: 'Ya silakan Pak. Makin cepat makin baik'
   
Singkat cerita seminggu kemudian Mukidi sudah melangsungkan pernikahan keduanya atas ijin istri pertamanya. Bahkan sang istri ikut mendampingi mereka.

Malam pertama yang kedua untuk Mukidipun berlalu, dan pagi harinya Mukidi mencari istri pertamanya dengan gusar.

M: 'Buuuu, kamu ga ikhlas yaaa?'
IM: 'Memangnya kenapa Pak? Khan aku sudah mengijinkan Bapak  nikah lagi!'
M: 'Kok anuku ga bisa bangun?'
IM: 'Makanya kalau naruh diktat workshop hypnotherapy jangan sembarangan. Emang cuma Bapak yang bisa mensugesti aku?'
Wkwkwwk Mukidi kena batunya!
***

Pembaca yang budiman, cerita di atas hanyalah rekaan saya belaka. Namun benarkah sebuah sugesti memiliki kekuatan seperti pada kisah Mukidi di atas?

Anda bisa mendapatkan jawabannya dengan mengikuti Workshop Hypnotherapy yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 October 2016 di Cafe Therapy Bogor.

Silakan hubungi *Hari Dewanto* di nomor *08179039372*

Tabik
-haridewa-

Tuesday, October 04, 2016

Parts Therapy

Rabu kemarin saya berjumpa kawan lama di Kampus UGM. Setelah bertukar kabar sejenak, ngobrol keluarga dan kerjaan, entah siapa yang mulai, cerita bergeser pada fenomena dunia kerja kekinian. Dimana banyak sekali pencari kerja namun sangat sulit mendapatkan karyawan yang berdedikasi. Generasi sekarang itu sulit ditebak maunya. Hanya karena tempat kerja yang bergengsi mereka rela pindah meski penghasilan terpaksa turun. Namun ada juga beberapa kawan yang betah kerja di satu tempat tanpa mau pindah karena merasa nyaman. Meski sebenarnya mereka dibayar di bawah kompetensi mereka. Meski seringkali mereka diperlakukan dengan semena mena. Mereka ini telah terjebak pada comfort zone mereka.
***
Salah satu adik tingkat yang ikut ngobrol waktu itu termasuk sebagian dari mereka yang terjebak di zona nyaman. Berikut petikan obrolan saya dengan dia (sebut saja Bunga)

Saya (S): 'Apa kabar dik Bunga'
Bunga (B): 'Baik Mas Dewo'
S: 'Sudah lama kerja di Kampus?'
B: 'Sekitar 3 tahunan lah. Sejak lulus kuliah saja'
S: 'Enak ya kerja di sini?'
B: 'Yaa gimana ya. Enak sih. Saya kerja di lingkungan yang sudah saya kenal. Saya kerja di kota saya sendiri. Meski dari sisi penghasilan saya kalah dibanding teman yang kerja di luar sana namun saya merasa nyaman saja'
S: 'Bagus dong kalau begitu. Pernah ada masalah gak di sini?'
B: 'Justru itu Mas. Saya sedang merasa galau nih'
S: 'Galau seperti apa tepatnya?'
B: 'Sudah hampir 3 tahun saya bekerja, namun nyaris belum ada kepastian status kerja saya. Apalagi baru-baru ini terjadi pergeseran karyawan besar-besaran tanpa memikirkan kompetensi kami. I think I deserve to get more than this'
S: 'Lha kalau seperti itu situasinya kenapa gak pindah saja?'
B: 'Itu dia masalahnya Mas. Saya sudah terlanjur nyaman dengan lingkungan kerja di sini'

S: 'Ooo jadi meski kamu merasa layak mendapatkan perlakuan lebih baik bahkan penghasilan lebih baik, namun kamu juga merasa sudah nyaman di sini? Sehingga kamu malas untuk mencari peruntungan baru di luar sana?'
B: 'Begitulah situasinya Mas'
S: 'Baiklah kalau begitu. Saya punya cerita tentang seorang ayah yang memiliki anak kembar, sebut saja Dona dan Doni. Dia sayang kepada kedua anaknya. Kerja ayah ini jualan pisang di pasar. Suatu hari ketika mentari sudah mulai beranjak dari peraduan,  sang ayah masih terlena di kasurnya. Dona membangunkan sang ayah untuk mengajak segera pergi ke pasar. Tentu Dona punya niat baik, yaitu agar ayahnya mendapatkan uang. Lain dengan Dona, si kecil Doni justru memeluk erat ayahnya. Doni tak mengijinkan ayahnya pergi ke pasar. Tentu Doni juga punya niat baik, yaitu agar ayahnya bisa berisitirahat lebih dan tetap merasa nyaman berada di kasur mereka. Sang ayah bimbang. Kalau dia turuti Dona, tentu dia akan mengecewakan Doni, begitu juga sebaliknya. Tak kurang akal sang ayah bertanya kepada Doni.
Doni suka minum susu khan?
Suka, jawab Doni.
Doni mau dibeliin mainan?
Mau, jawab Doni.
Doni mau ayam goreng?
Mau, jawab Doni.
Bagus, kata sang ayah. Doni tahu gak beli susu pakai apa?
Duit, jawab Doni.
Beli mainan pakai apa?
Duit.
Beli ayam?
Duit juga, jawab Doni polos.
Doni tahu bagaimana cara ayah dapat duit?
Tahu, jawab Doni.
Bagaimana?, tanya ayah.
Jualan pisang, jawab Doni.
Bagus. Dimana Ayah jualan pisang?
Di pasar, jawab Doni.
Anak pinter. Bisakah ayah dapat duit untuk beli susu, mainan dan ayam goreng kalau ayah tidak ke pasar?
Tidak, jawab Doni.
Kalau begitu, boleh Ayah ke pasar?
Boleh, jawab Doni’

Tiba-tiba Bunga berteriak kepada kawan saya yang merupakan karyawan senior di UGM, ‘Bang, find me another job!’
***
Apa yang sebenarnya terjadi pada Bunga? Pada awal percakapan dia menyatakan bahwa dirinya sudah merasa nyaman bekerja di kampus ini, namun kenapa setelah ngobrol selama 10 menitan kok tiba-tiba dia jadi ingin pindah kerja?

Teknik yang saya gunakan ketika ngobrol dengan Bunga tadi dinamakan Parts Therapy. Ketika kita menyadari bahwa di dalam diri kita terdapat dua atau lebih belief (baca: kepentingan) yang bertentangan maka tugas kita adalah mendamaikan kedua belief tadi dengan cara mengedukasi salah satu belief yang kiranya bakal merugikan kehidupan kita di kemudian hari. Kita tidak boleh membela salah satu belief dan menyalahkan belief satu lagi.

Kalaupun kita bisa memihak pada salah satu belief, maka justru akan muncul rasa terbuang dari belief yang satunya. Ketika kedua belief sudah bisa berdamai dan sepakat mendukung masa depan kita maka terapi ini dianggap berhasil.
***

Tertarik untuk mengenal tehnik luar biasa lainnya? Hubungi Hari Dewanto di nomor 08179039372

Artikel Unggulan

PETE MATCHING

Entah sejak kapan tepatnya saya tidak ingat, kenapa saya sangat hoby makan pete. Bahkan jauh sebelum beredarnya artikel di dumay mengenai k...