POSTINGAN POPULER

Monday, September 19, 2016

Aurat Jilid Dua

Cerita berikut masih berkisah mengenai anak perempuan kecil di mushola sebuah pusat perbelanjaan yang kali ini sedang memerhatikan mamanya sendiri menunggu giliran untuk menunaikan kewajiban shalatnya

Masih dengan mata mungilnya yang indah, anak kecil tadi melihat berkeliling suasana mushola yang tertata dengan rapi itu. Ada beberapa baris perempuan yang sedang menunaikan kewajiban shalatnya, meskipun demikian masih tersisa beberapa ruang untuk mendirikan shalat.

Diamatinya beberapa orang yang shalat mengenakan pakaian putih yang oleh ‘kakak cantik’ tempohari disebut mukena. Namun ternyata ada juga satu dua orang perempuan yang mendirikan shalat langsung dengan pakaian yang dikenakannya.

"Mama kok belum shalat?" Dengan tersenyum mamanya menjawab,
"Mama masih menunggu giliran Nak" "Giliran apa Ma? Khan masih ada ruang kosong di sana", tanya anak kecil tadi sambil menunjukkan ruang kosong di sudut mushola.

"Mama lupa membawa mukena, jadi Mama masih menunggu gantian mukena yang ada", masih dengan senyumnya yang sempurna sang mama mencoba memberi penjelasan ke anaknya.

"Tapi Mama," tiba-tiba anak kecil tadi menunjuk seorang perempuan yang shalat langsung dengan mengenakan pakaiannya, tanpa mukena, "Tante yang itu bisa shalat tanpa menggunakan mukena. Mama khan sudah memakai jilbab?"

Jleb!  Sang Mama diam seribu bahasa, senyumnya sirna tanpa bekas. Berkali-kali dia melirik perempuan yang shalat tanpa mukena itu, kemudian membandingkan dengan pakaiannya sendiri. Pakaian yang dikenakan perempuan itu berupa gamis tanpa sekeng, dengan jilbab lebar yang jatuh menutup seluruh bagian tubuh depannya.
Sementara pakaian yang dikenakannya berupa celana jeans dikombinasikan t-shirt lengan panjang plus rompi, dengan jilbab yang dililitkan di leher sehingga bagian tubuh yang dibalut dengan pakaian trendy terkesan ketat itu justru menonjolkan keindahan tubuhnya.

Selama ini dia bangga dengan penampilannya ini, karena selain sudah merasa mengikuti ajaran agamanya, dia tetap bisa mengikuti trend busana masa kini. Bola matanya berputar-putar mencari jawaban yang bisa memuaskan rasa ingin tahu anak kecilnya tadi.
***

Sahabatku yang berbahagia, fragmen kecil di atas juga hanya sebuah kejadian imajiner di benak saya. Namun sudikah kiranya Anda membantu sang mama mencarikan jawaban yang mungkin akan memuaskan anak kecilnya itu.

Tabik

-haridewa-

No comments:

Artikel Unggulan

ENTER

Sudah hampir 2 tahun ini masyarakat Purwakarta dan sekitarnya dimanjakan oleh pertunjukan airmancur menari yang dihelat setiap malam minggu ...