POSTINGAN POPULER

Monday, June 02, 2008

MATAHARI




Konon Matahari dan Gua saling tertarik untuk mengeksplorasi situasi yang tidak mereka kenal. Matahari hanya mengenal terang, sementara Gua hanya mengenal gelap. Keduanya tertarik untuk mengenali keadaan yang masing-masing tidak mereka miliki. Matahari ingin tahu apa itu gelap, dan gua ingin tahu apa yang dinamakan dengan terang. Pada suatu hari Matahari pun turun ke bumi untuk tujuan ini. Dengan tetap membawa terangnya, ia memasuki gua untuk mengetahui gelap itu seperti apa. Sampai di gua, matahari kecewa, karena sekian lama mencari-cari apa itu gelap, tidak pernah ia temukan. Setiap kali dia menelisik ke sudt-sudut gua, yang ia lihat hanyalah terang, sesuatu yang ia lihat dan alami sehari-hari. Sebaliknya, sang gua begitu senangnya. Akhirnya ia tahu apa itu terang, setelah Matahari masuk ke dalam dirinya.
Yang menarik dari kisah ini adalah posisi Matahari. Dengan membawa terang, ia akan melihat terang kemana pun ia pergi. Bahkan masuk ke tempat gelap pun, ia tidak bisa melihat gelap. Karena begitu ia hadir di situ, tempat itupun bersinar terang karena cahayanya. Sementara sang Gua, walau di luar terang benderang, ia gelap di dalam. Sampai ada cahaya yang masuk ke dalamnya baru ia mendapatkan penerangan.



My Friends, sebenarnya dalam pikiran kita terdapat filter-filter. Filter ini berguna untuk menyaring apa yang kita serap maupun ingin ungkapkan. Dengan filter ini kita bisa melihat hal-hal sesuai dengan FOKUS kita. Saat kita FOKUS mencari kebaikan dalam diri seseorang, kebaikan pula yang akan kita temui. Saat kita mencari kesalahan, kesalahan pula yang akan kita temui. Saat kita membawa kebaikan, kebaikan pula yang kita tebarkan.

Betapa indahnya bila kita bisa menjadi pribadi yang bersinar ke manapun kita pergi. Menghadapi siapapun, dalam situasi apapun. Walaupun diri kita tidak sempurna, alangkah indahnya saat kita tidak mudah redup oleh situasi apapun. Tidak perlu selalu, cukup lebih sering kita lakukan. Indah dan terang sekali. Mari terus belajar dan mengembangkan diri untuk bisa menjadi Matahari itu.

No comments:

Artikel Unggulan

"Liatin Duitnye Tong!"

Moment tujuhbelasan seperti sekarang ini selalu meninggalkan kesan yang mendalam kepada kita yang mampu mensyukuri kemerdekaan bangsa ini. B...